Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Mengapa Koneksi Saya Lemot Meski Sinyal 5G Penuh?

Mengapa Koneksi Saya Lemot Meski Sinyal 5G Penuh?


Agus Tri Haryanto - detikInet

Seiring digelarnya KTT G20, Telkomsel menghadirkan jaringan 5G di kawasan Nusa Dua, Bali.
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Daftar Isi
Jakarta -

Ringkasan

Sinyal 5G penuh tidak menjamin koneksi internet akan selalu cepat. Kecepatan tetap dipengaruhi kapasitas dan spektrum jaringan, jumlah pengguna, frekuensi yang digunakan, kondisi lingkungan, serta kemampuan perangkat menjadi faktor lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ikon 5G dengan bar sinyal penuh tidak selalu berarti pengguna akan mendapatkan koneksi internet yang kencang. Kecepatan yang dirasakan tetap dipengaruhi kapasitas jaringan, spektrum yang digunakan, jumlah pengguna yang terhubung, kondisi lingkungan, hingga kemampuan perangkat.

Berbeda dengan jaringan 4G yang sinyalnya sudah tersedia secara menyeluruh di area pemukiman penduduk, sinyal 5G baru didapatkan di beberapa titik, bahkan operator seluler ada yang mulai tanpa putus jaringan 5G meskipun secara cakupan areanya masih belum seluas 4G.

ADVERTISEMENT

Sinyal Penuh Bukan Berarti Kapasitas Penuh

Hal pertama yang perlu dipahami adalah bar sinyal menunjukkan kekuatan penerimaan sinyal, bukan kecepatan internet.

Dengan kata lain, empat bar atau sinyal penuh tidak berarti pengguna mendapatkan seluruh kapasitas jaringan yang tersedia. Smartphone bisa menerima sinyal radio dengan baik, tetapi koneksi internet tetap lambat apabila kapasitas jaringan di lokasi tersebut sedang terbagi ke banyak pengguna.

Ibaratkannya seperti jalan raya. Ketika semakin banyak kendaraan menggunakan jalan yang sama, lalu lintas menjadi semakin padat. Hal serupa terjadi pada jaringan seluler: ketika banyak perangkat mengakses satu jaringan secara bersamaan, bandwidth yang tersedia harus dibagi sehingga kecepatan masing-masing pengguna dapat menurun.

Terlalu Banyak Pengguna di Satu Lokasi

Kepadatan pengguna menjadi salah satu penyebab yang paling mudah dirasakan, terutama di tempat ramai seperti mal, stadion, konser, stasiun, bandara, atau kawasan perkantoran. Apalagi para pengguna 5G yang di mana operator seluler mengalokasikan spektrum secara terbatas, maka sinyal yang dipancarkan tidak mengakomodasi untuk pengguna jumlahnya besar.

detikINET mencatat kepadatan pengguna sebagai salah satu faktor yang dapat membuat koneksi 5G melambat. Ketika banyak perangkat terhubung ke jaringan secara bersamaan, kapasitas yang tersedia harus dibagi di antara perangkat-perangkat tersebut.

Itulah sebabnya hasil speed test di lokasi yang sama bisa berbeda antara pagi hari ketika belum ramai dan malam hari ketika banyak orang menggunakan jaringan.

Pemaparan Perluasan Jaringan 5G Telkomsel di Bandung oleh Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng.Pemaparan Perluasan Jaringan 5G Telkomsel di Bandung oleh Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Spektrum 5G Belum Cukup Lebar

Faktor berikutnya adalah spektrum frekuensi. Layanan 5G membutuhkan spektrum yang cukup besar, yakni minimal mengalokasikan lebar pita 100 MHz, agar dapat memberikan kapasitas dan kecepatan yang menjadi keunggulan teknologi tersebut.

Namun, dalam implementasi di Indonesia, spektrum yang digunakan operator masih berbagi dengan layanan 4G sehingga kapasitas 5G belum selalu optimal. Dan, itu pun belum ada yang benar-benar disediakan untuk 5G dengan lebar pita 100 MHz.

Dengan tambahan spektrum dari hasil lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, para penyedia layanan telekomunikasi akan memiliki ruang yang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas jaringan dan melayani lebih banyak pengguna secara bersamaan.


Frekuensi yang Digunakan Memengaruhi Pengalaman

Jenis frekuensi yang digunakan juga berpengaruh terhadap pengalaman 5G. Spektrum yang lebih tinggi mampu membawa data dalam jumlah besar dan menawarkan kecepatan tinggi, tetapi memiliki jangkauan yang lebih pendek dan lebih mudah terhalang objek fisik.

Oleh karena itu, pengguna yang berada di dalam gedung, di balik tembok tebal, atau terhalang struktur tertentu bisa mendapatkan pengalaman berbeda meskipun indikator sinyal pada smartphone terlihat penuh.

Bar Sinyal Tidak Mengukur Semua Faktor Kualitas Jaringan

Pada dasarnya, indikator sinyal di smartphone merupakan gambaran sederhana mengenai kondisi penerimaan sinyal radio.

Google secara khusus menjelaskan bahwa pada ponsel Pixel, ikon 5G ditampilkan ketika perangkat berada di area tempat layanan 5G tersedia, tetapi ikon tersebut tidak selalu berarti ponsel sedang mendapatkan layanan 5G pada saat itu. Google juga menyebut jenis 5G yang ditawarkan operator berbeda-beda dan kecepatannya dapat bervariasi.

Artinya, pengguna sebaiknya tidak menjadikan jumlah bar sinyal sebagai satu-satunya ukuran kualitas internet.


HP dan Software Juga Bisa Menjadi Faktor

Perangkat yang digunakan juga dapat memengaruhi performa. Tidak semua smartphone 5G memiliki performa yang sama. Sebagian perangkat hanya mendukung pita frekuensi tertentu, sementara pengaturan perangkat lunak dan kondisi panas berlebih pada ponsel juga dapat memengaruhi kecepatan koneksi.

Jadi, dua smartphone yang sama-sama menunjukkan ikon 5G belum tentu memperoleh kecepatan identik.

Kemampuan modem, dukungan band, konfigurasi antena, dan kondisi perangkat dapat menghasilkan pengalaman yang berbeda.

Galaxy A27 5GIlustrasi pengguna smartphone 5G. Foto: Adi FR/detikINET


Cara Mengatasi 5G yang Lemot Meski Sinyal Penuh

Jika koneksi terasa lambat meski indikator 5G dan sinyal penuh, pengguna dapat mencoba beberapa langkah sederhana.

Pertama, coba berpindah lokasi. Keluar dari ruangan atau mendekati area terbuka dapat membantu mengurangi gangguan fisik terhadap sinyal.

Kedua, lakukan refresh jaringan. Google menyarankan pengguna Android mengaktifkan Mode Pesawat selama sekitar 10 detik kemudian menonaktifkannya kembali. Pengguna juga dapat mematikan dan mengaktifkan kembali data seluler.

Ketiga, coba lakukan pengujian pada waktu berbeda. Jika internet jauh lebih lambat ketika berada di tempat ramai, kemungkinan kapasitas jaringan sedang terbagi ke banyak pengguna.

Keempat, periksa pengaturan 5G. Pada iPhone, pengguna dapat membuka Pengaturan > Seluler > Pilihan Data Seluler > Suara & Data dan mengecek pilihan 5G yang digunakan. Apple menyediakan opsi 5G Otomatis dan 5G Aktif, tergantung dukungan perangkat dan operator.

Kelima, pastikan perangkat tidak mengalami panas berlebih. Kondisi perangkat dapat ikut memengaruhi performa koneksi.

Jangan Hanya Lihat Bar Sinyal

Dari sini terlihat bahwa sinyal penuh dan internet cepat adalah dua hal berbeda.

Bar sinyal memberi gambaran mengenai kekuatan sinyal yang diterima perangkat, sedangkan kecepatan internet dipengaruhi lebih banyak faktor. Kapasitas spektrum, jumlah pengguna, teknologi 5G yang digunakan, kondisi lingkungan, perangkat, dan pengelolaan jaringan operator semuanya dapat menentukan pengalaman akhir.

Bahkan, detikINET mencatat cakupan 5G Indonesia seperti diungkapkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bahwa adopsi penggunaan jaringan seluler generasi kelima ini masih sekitar 4,44%, sehingga pengembangan jaringan dan penambahan kapasitas masih menjadi pekerjaan penting untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Dengan demikian, ketika koneksi 5G terasa lambat meski indikator sinyal penuh, belum tentu HP atau jaringan sedang bermasalah. Bisa jadi kapasitas jaringan di lokasi sedang padat atau karakteristik jaringan yang digunakan memang tidak memungkinkan kecepatan maksimal.

FAQ

1. Apakah sinyal 5G penuh menjamin internet cepat?

Tidak. Bar sinyal menunjukkan kekuatan penerimaan sinyal, bukan kecepatan atau kapasitas jaringan. Kecepatan tetap dipengaruhi spektrum, jumlah pengguna, kondisi lingkungan, dan kemampuan perangkat.

2. Mengapa 5G bisa lemot saat berada di tempat ramai?

Kapasitas jaringan harus dibagi kepada banyak pengguna yang terhubung secara bersamaan. Akibatnya, kecepatan internet dapat menurun meskipun indikator 5G dan sinyal terlihat penuh.

3. Apakah frekuensi memengaruhi kecepatan 5G?

Ya. Setiap frekuensi memiliki karakteristik berbeda dalam hal kapasitas, jangkauan, dan penetrasi. Karena itu, pengalaman 5G dapat berbeda tergantung spektrum yang digunakan operator dan lokasi pengguna.

4. Apakah HP juga bisa menjadi penyebab 5G lemot?

Bisa. Kemampuan modem, dukungan band frekuensi, konfigurasi antena, software, hingga kondisi perangkat yang terlalu panas dapat memengaruhi performa koneksi.

5. Apa yang harus dilakukan jika 5G tetap lemot meski sinyal penuh?

Coba berpindah lokasi, lakukan refresh jaringan dengan Mode Pesawat, uji koneksi pada waktu berbeda, dan periksa pengaturan 5G pada HP. Jika masalah tetap terjadi, pengguna dapat menghubungi operator untuk memastikan kondisi jaringan di lokasi.



(agt/fay)






Hide Ads
LIVE