×
Ad

Semua di SpaceX Ingin ke Mars, Semua di BAKTI Siap ke 3T

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 11 Jun 2026 18:00 WIB
BTS Bakti. Foto: Fyk/detikinet
Maratua -

Bekerja di perusahaan antariksa berarti bermimpi menaklukkan Mars. Bagi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), misi besarnya berada di bumi Indonesia yakni menghadirkan konektivitas digital hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadilah Mathar, mengungkapkan bahwa semangat tersebut telah menjadi bagian dari kultur kerja yang dibangun di lembaganya. "Semua rekan-rekan di BAKTI ketika bapak ibu tanya culture-nya apa sih di BAKTI, mereka pasti akan bilang 3T. Mereka pasti akan siap-siap pergi ke wilayah 3T," sebutnya.

Dalam pertemuan dengan sejumlah jurnalis di Berau, Kalimantan Timur, Kamis (11/6), Fadilah bercerita tentang kunjungannya ke perusahaan antariksa milik miliarder teknologi Elon Musk, SpaceX. Saat kunjungan itu, ia sempat bertanya kepada salah seorang petinggi perusahaan mengenai budaya kerja yang dianut organisasi tersebut.

"Saya pernah bertanya waktu itu ke setingkat direktur, apa corporate culture di SpaceX? Mereka bilang semua yang kerja di sini pasti mau ke Mars," kata Fadilah.

Setiap organisasi dinilai membutuhkan tujuan besar yang menjadi identitas bersama. Di BAKTI, tujuan tersebut diwujudkan dalam komitmen melayani wilayah 3T yang selama ini masih menghadapi tantangan keterisolasian dan keterbatasan infrastruktur telekomunikasi.

Tugas itu menjadi penting karena BAKTI merupakan ujung tombak pemerintah dalam menghadirkan akses internet dan telekomunikasi di lokasi-lokasi yang belum menarik secara bisnis bagi operator swasta.

"BAKTI ini khusus untuk menyelenggarakan dan membangun akses internet atau konektivitas digital atau sinyal di wilayah-wilayah yang tidak dibangun oleh pihak swasta. Karena kalau pemerintah tidak mengurus maka sampai kapan pun akses tidak akan diterima oleh masyarakat," jelasnya.

Saat ini, BAKTI mengelola berbagai program konektivitas nasional, mulai dari pembangunan BTS 4G, penyediaan akses internet gratis untuk sekolah dan fasilitas kesehatan, hingga pemanfaatan Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) untuk menjangkau daerah terpencil.

Hingga kini, lebih dari 31 ribu titik layanan publik telah terhubung melalui jaringan yang dibangun BAKTI. Infrastruktur tersebut tersebar di sekolah, puskesmas, kantor desa, fasilitas keamanan, dan berbagai layanan publik lainnya di seluruh Indonesia.



Simak Video "Malam Puncak Apresiasi Konektivitas Digital 2026"

(fyk/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork