Jalur Diperlebar, Akses Speedy Malah Bermasalah
- detikInet
Jakarta -
Layanan internet pita lebar (broadband) Speedy ditemukenali mengalami gangguan massal ketika mengakses sejumlah situs luar negeri. Keluhan tersebut ramai disuarakan pembaca detikINET melalui email yang diterima redaksi, Jumat (9/11/2007).Petugas Call Center Telkom 147 pun membenarkan telah terjadi gangguan sambungan internasional Speedy bagi pelanggannya yang berdomisili di kawasan Divisi Regional (Divre) II Telkom seperti Jabodetabek, Serang, Karawang, dan Purwakarta. "Betul, akses luar negeri down dari Selasa lalu (6/11). Statusnya ada gangguan massal di server kami di Divre II. Memang, beberapa daerah sudah berhasil diatasi tim teknis kami, tapi down lagi," ujar Bunga, liason officer 147.Executive General Manager Divre II PT Telkom, Adeng Achmad menjelaskan, gangguan akses internasional itu telah diatasi meski masih mengalami beberapa kendala akibat pelebaran pipa trafik luar negeri Speedy menjadi 600 Megabit."Situs luar negeri banyak yang menolak diakses karena kebanjiran trafik permintaan dari kita sejak pipa Speedy diperluas," kata Adeng. Menurut dia, pelebaran tersebut menyebabkan kemacetan (bottleneck) karena gerbang akses situs luar negeri jadi lebih sempit, sementara pengaksesnya jadi lebih banyak.Nah, untuk mengantisipasi kemacetan, kata Adeng, trafik akses yang semula diloloskan begitu saja (pass through), kini diatur menjadi paket-paket data yang lebih kecil supaya trafik tetap berjalan meski agak tersendat."Ya, seperti mengatur jalanan macet. Meski jadi lebih lambat, kita perlu untuk mengkompres paket trafik data jadi kecil-kecil supaya situs luar negeri tidak merasa terjadi traffic flooding yang kemudian berakibat menutup aksesnya ke kita," jelas Adeng. Menurutnya, Yahoo merupakan situs luar negeri yang paling banyak diakses pelanggan Speedy.
(rou/rou)