Pesawat Bekas Jadi Alternatif Satelit Telekomunikasi
- detikInet
Jakarta -
Pesawat Myasishchev M-55 bikinan Rusia yang semula diperuntukkan untuk aktivitas mata-mata kini mungkin akan punya peran baru sebagai sarana telekomunikasi. Hal ini mungkin dilakukan karena pesawat ini didesain untuk terbang sangat tinggi, sampai 21 kilometer dari permukaan tanah.Selain itu, tak seperti pesawat mata-mata Amerika Serikat, pesawat Rusia ini diperlengkapi ruang untuk membawa senjata. Dengan menyingkirkan persenjataan ini, akan ada cukup tempat untuk memuat peralatan telekomunikasi yang diperlukan.Seperti dikutip detikINET dari CellularNews, Senin (5/11/2007), pesawat tersebut sesungguhnya dibuat untuk mengantisipasi balon mata-mata negara musuh pada zaman Uni Soviet masih berdiri. Namun, proyeknya dihentikan sejak keruntuhan Uni Soviet. Karenanya, hanya ada beberapa unit versi M-55 Geophysica yang masih tersisa hingga sekarang. Pun pesawat ini tak lagi dipakai sebagai sarana mata-mata namun untuk penelitian.Salah satu M-55 Geophysica ini rencananya akan digunakan di Malaysia pada bulan Februari tahun depan untuk mendemonstrasikan layanan telekomunikasi tersebut. Pesawat ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk menyediakan layanan telekomunikasi pada wilayah di mana jangkauan satelit telekomunikasi tidak ada. Selain itu, pesawat ini juga bisa dimanfaatkan untuk coverage telekomunikasi saat terjadi bencana di mana jaringan bawah tanah terputus. Hal ini dimungkinkan karena dengan kemampuannya terbang begitu tinggi, pesawat M-55 akan mampu menjangkau area yang cukup luas dengan peralatan jaringan telekomunikasi yang dibawanya.
(fyk/fyk)