Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Cina 'Kuasai' Separuh Ponsel Dunia

Cina 'Kuasai' Separuh Ponsel Dunia


- detikInet

Cina - Sekitar 50 persen ponsel dunia ternyata diproduksi di Cina. Dengan kata lain, 1 dari 2 ponsel yang beredar di muka bumi berasal dari negeri Tirai Bambu.Berdasarkan data lembaga Market Intelligence Center (MIC) Taiwan, pada kuartal kedua tahun 2007 volume ponsel yang dikapalkan di Cina mencapai 132,2 juta unit. Sementara, total pengapalan ponsel dunia pada periode yang sama mencapai sekitar 264 juta unit.Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa pada kuartal kedua tahun 2007, sekitar 50 persen ponsel dunia adalah 'made in China' alias dibuat di negeri Tirai Bambu.Dari total jumlah ratusan juta unit ini, ponsel GSM masih mendominasi produk CDMA. Dipengaruhi oleh kuatnya posisi Nokia secara global, pengapalan ponsel GSM mencapai 114,9 juta unit. Namun jumlah ini ternyata masih tidak sesuai harapan yang digantungkan.Sebab, karena menurunnya pengapalan produk Motorola sehingga berdampak juga pada penurunan jumlah pengapalan ponsel GSM dari 91,5 persen di kuartal kedua tahun 2006 menjadi 87 persen pada periode yang sama di tahun ini.Mengenai ponsel CDMA, menurut analis MIC Shan-Tung Wu, gelontoran ponsel CDMA seperti dari Nokia membuat harga ponsel CDMA makin kompetitif di pasar yang sedang berkembang misalnya di India, Timur Tengah atau Afrika. Produsen lain macam LG, Huawei, Haier sampai TCL juga terus memproduksi ponsel CDMA, sebagian bahkan coba bermain dengan harga di bawah US$ 50 untuk pasar yang sedang berkembang.Seperti dikutip detikINET dari CellularNews, Jumat (5/10/2007), hal ini membuat pengapalan ponsel CDMA dari Cina mencapai 13,9 juta unit pada kuartal kedua 2007 atau 10,6 persen dari keseluruhan jumlah ponsel yang dikapalkan. Padahal di kuartal pertama 2007, jumlahnya hanya 7,8 persen.Masih menurut Market Intelligence Center, volume pengapalan industri ponsel Cina diprediksi akan mencapai 147,1 juta unit di kuartal ketiga tahun 2007, dan 165,9 juta unit pada kuartal keempat tahun 2007 ini. (fyk/ash)






Hide Ads