Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
XLSmart Siapkan Jurus Internet Anti Macet Saat Ramadan dan Lebaran

XLSmart Siapkan Jurus Internet Anti Macet Saat Ramadan dan Lebaran


Agus Tri Haryanto - detikInet

Direktur & Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

Lonjakan trafik internet saat Ramadan hingga libur panjang Lebaran sudah menjadi fenomena tahunan dengan meningkatnya penggunaan aktivitas layanan digital. XLSmart mengungkapkan telah mengantisipasinya dengan berbagai jurus yang disiapkan di masa tersebut.

Operator seluler ini memastikan layanan tetap lancar ketika digunakan pelanggan saat terjadinya peningkatan penggunaan akses internet. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah memperkuat infrastruktur jaringan 4G dan 5G di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di jalur mudik dan kawasan wisata.

XLSmart mengoperasikan lebih dari 100 Mobile Base Transceiver Station (MBTS) di berbagai wilayah, termasuk sekitar 60 MBTS 5G untuk mendukung jaringan telekomunikasi yang diprediksi akan mengalami pertumbuhan signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur & Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam, mengatakan kesiapan jaringan menjadi fokus utama perusahaan menjelang momen besar seperti Ramadan dan Lebaran.

"XLSmart berkomitmen untuk selalu menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan dan masyarakat di berbagai momen, termasuk momen spesial Ramadan dan Lebaran yang dirayakan sebagian besar masyarakat Indonesia. Kami sangat serius dalam memperkuat kesiapan jaringan untuk memastikan tidak ada gangguan selama momen spesial tersebut," ujarnya di XLSmart Tower, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

ADVERTISEMENT

XLSmart memprediksi trafik layanan dapat meningkat sekitar 20-30% selama Ramadan dan libur panjang Lebaran. Kenaikan ini diperkirakan terjadi hampir di semua wilayah, dengan Pulau Jawa masih menjadi kontributor utama lonjakan trafik.

Kota-kota tujuan mudik di Jawa Tengah dan Jawa Timur diperkirakan akan mengalami kenaikan trafik paling signifikan, dengan tingkat utilisasi jaringan mencapai 60-70 persen. Selain itu, bertambahnya infrastruktur jalan tol baru juga menjadi perhatian khusus dalam perencanaan kesiapan jaringan XLSmart.

Disampaikan Surish, integrasi jaringan XL dan Smartfren pasca merger pun menjadi andalan mereka dalam memastikan koneksi yang diberikan kepada pelanggan tidak mengalami kendala.

"Kita sudah hampir 85% integrasi jaringan Smartfren dan XL yang sudah selesai, tinggal sedikit lagi, sisanya akan diselesaikan secepat mungkin. Jadi, kesiapan jaringan secara keseluruhan telah dilakukan, begitu juga kapasitas sudah dinaikkan di area-area yang trafiknya tinggi. Kita jamin pengalaman pelanggan tidak menurun meski mereka pindah ke tempat lagi," tuturnya.

Di saat bersamaan, provider yang identik warna biru ini juga menghadirkan layanan 5G di 33 kota dan kabupaten di Indonesia. Kehadiran 5G ini diharapkan mampu memberikan pengalaman digital yang lebih cepat dan stabil, terutama untuk aktivitas berat seperti video streaming, media sosial, dan penggunaan aplikasi digital lainnya.

Tak hanya mengandalkan penambahan kapasitas, XLSmart juga mengaktifkan jaringan yang bersifat AI-Ready. Teknologi ini memungkinkan sistem jaringan melakukan identifikasi lonjakan trafik secara real-time dan secara otomatis menjalankan proses re-balancing untuk menyeimbangkan beban jaringan.

Dengan mekanisme tersebut, jaringan dapat menyesuaikan kapasitas secara dinamis ketika terjadi peningkatan trafik di suatu area, sehingga potensi penurunan kualitas layanan bisa diminimalkan.

Dari sisi operasional, XLSmart menyiagakan tim pemeliharaan dan optimisasi selama periode mudik. Network Operations Center (NOC) akan beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, untuk memantau kondisi jaringan, didukung tim lapangan yang siap bergerak cepat jika terjadi gangguan. Pemantauan juga dilakukan melalui pusat monitoring Customer Experience & Service Operation Center (CESOC) di kantor pusat.




(agt/agt)





Hide Ads