Bakrie Telecom Siapkan US$ 20 Juta Untuk Infrastruktur
- detikInet
Jakarta -
PT Bakrie Telecom Tbk akan mengalokasikan dana sekitar US$ 20 juta dari belanja modal (capex) 2008 untuk pembangunan jaringan infrastruktur.Direktur Layanan Korporasi PT Bakrie Telecom Rakhmat Junaidi menjelaskan, alokasi dana tersebut akan disiapkan demi membangun jaringan sambungan tetap internasional terkait tender SLI yang tengah diikutinya saat ini.Dalam tender SLI, peserta tender diminta untuk menyanggupi pembangunan dua sentral gerbang internasional (SGI) di barat dan timur Indonesia. Dua SGI tersebut nantinya harus dihubungkan hingga ke titik utama jaringan tulang punggung internasional, semisal Amerika Serikat atau Inggris."Kami akan membangun sendiri seluruh persyaratan penyediaan infrastruktur itu. Namun, karena anggarannya baru dialokasikan dari capex 2008, maka paling cepat pembangunan baru bisa direalisasikan awal tahun depan. Apalagi, pengumuman pemenang tender SLI baru diumumkan pertengahan September ini," ujarnya ketika dihubungi detikINET, Selasa (4/9/2007).Selama ini, layanan SLI yang telah dijual Bakrie ke pasaran disalurkan melalui percakapan berbasis internet dengan teknologi VOIP melalui lisensi ITKP.Rakhmat berpendapat, dengan lisensi SLI yang tengah ditenderkan saat ini akan membuat Bakrie mampu menghantarkan sambungan internasional dengan kualitas clear channel. Hal itu, katanya, tentu saja meningkatkan pendapatan dan kredibilitas perusahaan.Oleh sebab itu, Bakrie juga berniat melakukan kerjasama dengan beberapa operator di luar negeri untuk penyediaan jaringan clear channel tersebut. Kata Rakhmat, pembicaraan yang telah dilakukan, antara lain dengan operator di Singapura, Australia, dan Amerika. "Proses pendekatan dan pembahasan awal sudah dimulai sebelum penyerahan dokumen seleksi tender pekan lalu."
(rou/ash)