Pemerintah Harapkan Jalur Alternatif SLI
- detikInet
Jakarta -
Lewat tender SLI, pemerintah bukan hanya mencari operator baru tapi juga mencari jalur alternatif sambungan ke luar negeri. Semakin unik, semakin baik. Hal itu terungkap dalam acara Aanwijzing (rapat penjelasan) seleksi penyelenggara jaringan tetap sambungan langsung internasional (SLI) di Gedung Sapta Pesona, Kantor Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Postel), Jakarta, Jumat (20/7/2007).Ketua panitia seleksi, Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar, mengatakan ada kriteria baru pembangunan landing point ke luar negeri (Tier-1). "Diutamakan yang punya jalur alternatif selain yang sudah ada," tutur Basuki. Rute alternatif tersebut, ujar Basuki, bisa langsung ke Amerika Serikat atau lewat Australia. Ia mengatakan semakin unik akan semakin baik. Hal senada diungkapkan anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Heru Sutadi, yang juga menjadi panitia seleksi. "Kalau mau menang, bikin saja penawaran yang unik, langsung ke Hawaii misalnya," seloroh Heru. Pemerintah mensyaratkan pemenang tender ini untuk membangun sendiri dan tidak boleh menyewa. Namun, pemenang diperbolehkan bermitra dengan operator lain. "Namun, pemilihan partner di dalam ataupun di luar negeri, itu tidak boleh terkait dengan Telkom dan Indosat. Kalau ada kaitannya, itu nilainya akan rendah," ujar Basuki. Basuki mengatakan akan ada pembatasan share jika ada rekanan asing yang diajak kerjasama. Namun pihaknya mengaku belum menetapkan berapa persisnya pembatasan itu. "Kalau berdasarkan hitungan ASEAN atau WTO (World Trade Organization) itu maksimal 40 persen untuk pemodal asing, kalau dengan Jepang 40 persen, kalau menurut Daftar Negatif Investasi itu 65 persen," Basuki memaparkan. Meskipun bermitra, ujar Basuki, tetap harus ada independensi. Contohnya, pihak mitra tidak diperkenankan mendikte soal tarif layanan. Basuki pun tidak menampik kemungkinan pembatasan dilonggarkan jika memang mendesak. "Kalau perlu banget, yang paling tinggi (share asing-red) itu jadi pilihan terakhir," ia menambahkan.
(wsh/wsh)