Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Indosat Bangun Telepon Umum StarOne di 3 Kota

Indosat Bangun Telepon Umum StarOne di 3 Kota


- detikInet

Jakarta - PT Indosat Tbk. akan membangun telepon umum berbasis nirkabel tetap StarOne di tiga kota mulai Agustus hingga November 2007. Pembangunan fasilitas tersebut seiring dengan berjalannya migrasi frekuensi StarOne dari 1900 ke 800 MHz. Direktur Pemasaran PT Indosat, Guntur S. Siboro, mengatakan di Surabaya dan Palembang Indosat akan membangun sebanyak 2.000 titik. "Sementara di Jakarta, pembangunannya kurang dari setengahnya," ujar Guntur di sela peluncuran voucher Mentari edisi khusus Anak Indonesia, di Kantor Pusat PT Indosat, Jakarta, Senin (16/7/2007). Lebih lanjut, Guntur mengatakan pihaknya tidak mengeluarkan investasi untuk pembangunan jaringan tersebut. "Tidak ada investasi ya. Tapi bagi hasil dengan mitra-mitra kami, mitranya ada dua," ia menjelaskan.Pembangunan telepon umum tersebut merupakan komitmen Indosat memenuhi kewajiban membangun 3 persen dari kapasitas jaringan telepon tetap yang terpasang. Hingga akhir tahun, Indosat akan memiliki 2 juta sambungan telepon tetap nirkabel. Artinya, Indosat harus membangun hingga 60.000 telepon umum. Pembangunan tersebut, ujar Guntur, akan dilakukan secara bertahap. "Masalahnya gini, kalau men-supply telepon umum itu gampang. Menempatkannya yang susah, belum lagi bicara soal demand yang menurun," ujar Guntur. Perlu RangsanganAgar permintaan penggunaan telepon umum meningkat, Guntur mengatakan perlu rangsangan bagi pengguna. Misalnya, dengan menurunkan tarif telepon umum. "Kalau tidak ada benefit (tidak ada perbedaan harga-red) orang tidak mau. Harus ada rangsangannya. Itu yang sedang kita bicarakan dengan BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia-red), termasuk soal penempatannya," Guntur menambahkan. Hal lain yang akan dibicarakan dengan BRTI, paparnya, adalah soal layanan telepon umum dalam bentuk warung telekomunikasi (Wartel). BRTI, ujar Guntur, tidak menganggap Wartel sebagai telepon umum. Padahal, lanjutnya, Wartel berpotensi menjadi seperti telepon umum yang lebih terjaga keberadaannya. Ini menurut Guntur dikarenakan pengelola Wartel akan menjamin telepon tetap bisa digunakan dan tidak dirusak pihak tak bertanggungjawab. Ke depannya, Indosat mengatakan akan memperluas pembangunan telepon umum ke daerah-daerah lain di luar tiga kota yang telah disebutkan. Namun, Guntur mengaku belum merinci lokasinya karena akan melihat pada permintaan di masyarakat. (wsh/wsh)





Hide Ads