Telkom Giring Ibu-Ibu Pencinta Bunga ke Speedy
- detikInet
Jakarta -
Keindahan Sang Mawar Padang Pasir alias bunga Adenium memikat banyak kaum ibu di Jakarta. Telkom pun berharap komunitas ini 'mencintai' Telkom Speedy. Di tahun 2007, General Manager Telkom Jakarta Barat Badriyanto mengatakan, fokus utama dari Kandatel Jakbar adalah mendapatkan pelanggan Telkom Speedy sebanyak-banyaknya. Salah satunya dilakukan melalui program bertajuk Speedynium. Speedynium adalah program Speedy yang dicampuradukkan dengan 'Adenium'. "Program ini menggabungkan komunitas Speedy dengan pencinta bunga Adenium," tukasnya di sela peluncuran Speedynium di Kantor Telkom Kandatel Jakbar, Jakarta, Rabu (4/7/2007). Pencinta Adenium, ujar Badriyanto, kebanyakan adalah kaum ibu dari golongan menengah ke atas. Jika sang ibu sudah memakai, Badriyanto menjelaskan, anggota keluarga yang lain tentunya akan ikut. Sebagai bagian dari program itu, Telkom akan melakukan pelatihan pada ibu-ibu pencinta Adenium serta petani dan penjual Adenium. "Mereka (ibu-ibu-red) jadi bisa berinteraksi dengan petani dan penjual lewat internet, sehingga terbentuk komunitas baru," paparnya.Sebelum ini Telkom telah membidik segmen komunitas Spiritual Quotient (SQ) dan sekolah-sekolah lewat Internet Goes to School (IG2S). Komunitas lain yang akan dibidik adalah komunitas pemusik independen, Ikatan Motor dan Mobil Indonesia (IMMI), penggemar game, dan juga komunitas lainnya. "Jadi ke depan program yang akan kita bangun lebih ke arah kemasyarakatan. Kami ingin menyampaikan bahwa teknologi internet itu tidak sulit," Badriyanto menambahkan. Target Rp 1,8 TriliunTahun 2007 ini, Telkom menargetkan pendapatan Rp 1,8 triliun di wilayah Kandatel Jakarta Barat. Target ini akan dicapai dari tiga sektor utama, yakni: telepon tetap kabel, telepon tetap nirkabel (Flexi), dan internet broadband (Speedy). Badriyanto, mengatakan secara keseluruhan target tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang dipatok Rp 1,56 triliun. "Dari target pelanggan, jumlahnya meningkat dua kali lipat dari tahun lalu. Dari 45.000 pelanggan tahun lalu menjadi 90.000 pelanggan di tahun ini," ucapnya Badriyanto merinci, dari target 90.000 pelanggan, sebanyak 45.000 di antaranya adalah pelanggan telepon tetap, 27.000 dari Flexi, dan 18.000 dari Telkom Speedy. Tahun lalu, ujar Badriyanto, target yang 45.000 itu terlampaui di luar perkiraan. Pelanggan yang tercapai tahun lalu adalah 136.500 pelanggan. Rinciannya: 30.000 telepon tetap, 98.000 Telkom Flexi, dan 8.500 Telkom Speedy.
(wsh/wsh)