Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
38 Ribu Desa Belum Terjangkau Komunikasi

38 Ribu Desa Belum Terjangkau Komunikasi


- detikInet

Malang - Dari 70 desa di Indonesia, sebanyak 38 ribu diantaranya belum terjangkau jaringan komunikasi. Selain karena faktor geografis yang menyebabkan sulitnya dibangun jaringan komunikasi, secara bisnis daerah tersebut juga dinilai tidak menguntungkan.Akibatnya, operator enggan menanamkan investasi untuk daerah-daerah yang sulit terjangkau dan jumlah konsumennya rendah. "Kalau di Jawa Timur, jumlah desa yang belum terhubung jaringan komunikasi sekitar 2.300 desa lebih. Tersebar di semua daerah, hanya Surabaya yang sudah terhubung keseluruhan," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Muhammad Nuh saat berkunjung di Balaikota Malang, Jl Tugu Kota Malang, Senin (2/7/2007).Demi pemerataan penyebaran komunikasi di pelosok negeri, Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) menyatakan akan membangun jaringan komunikasi di seluruh Nusantara. Ditargetkan tahun 2009, seluruh desa sudah terbebas dari kesulitan menjangkau komunikasi. Teknologi yang dikembangkan menggunakan teknologi berbasis kabel optik dan satelit."Tahun 2007 dikembangkan di 18 ribu desa, 2008 sebanyak 20 ribu desa. Kita sudah mendapat ijin dari Departemen Keuangan untuk melaksanakan tender proyek secara multi years," jelas Nuh.Setiap tahun, dianggarkan dana sebanyak Rp 1,1 triliun yang berasal dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dari operator yang menyisihkan antara 0,5 hingga 1,2 persen pendapatannya untuk negara.Selanjutnya, bila semua desa sudah tersambung jaringan komunikasi, Depkominfo akan mengembangkan jaringan internet di seluruh desa. Tujuannya, agar seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati informasi secara cepat dan mudah.Depkominfo juga akan mengupayakan agar tarif penggunaan internet juga dapat ditekan sehingga seluruh warga negara Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mendapat informasi yang murah."Sementara, saat ini harga perjam per bandwidth di Indonesia relatif lebih mahal dibanding negara yang lain," ujarnya. (mar/dwn)







Hide Ads