Call Center Indosat Kebanjiran Panggilan Tiap Bulan
- detikInet
Jakarta -
Meski cuma punya sekitar 18 juta pelanggan lebih, namun, nomor pusat layanan milik PT Indosat Tbk selalu kebanjiran telepon dari para pelanggannya. Bayangkan, Call Center itu selalu dihubungi 100 juta kali setiap bulannya.Direktur Pemasaran PT Indosat, Guntur S. Siboro, mengatakan, dari 100 juta panggilan tersebut, 90% diantaranya menanyakan informasi dasar tentang layanan, fitur-fitur, serta program pemasaran terkini."Cuma 10% yang telepon untuk menyampaikan keluhan terhadap layanan. Sedangkan 90% lainnya cuma menanyakan tentang informasi yang sebenarnya bisa dibaca dalam brosur maupun keterangan dalam kartu perdana. Misalnya, mbak, nomor i-ring untuk lagi si anu itu apa, ya?" tuturnya, di sela ajang Indonesia Celluler Show 2007, Jakarta Convention Center, Jakarta. Ajang ini berlangsung sejak 27 Juni hingga 1 Juli 2007."Itulah jeleknya orang Indonesia, mereka terkadang suka malas membaca. Justru mereka lebih suka bertanya kepada orang lain. Apalagi menelepon ke Call Center kami tidak kena biaya," keluhnya.Guntur menyayangkan kebiasaan tersebut dan jadi merasa kasihan pada pegawai Call Center-nya yang harus melayani jutaan panggilan pelanggan, meski terkadang bukan untuk keperluan yang terbilang penting."Bahkan sering ada panggilan yang bersifat abusive. Yang kasihan, ya, pegawai Call Center wanita kami. Mereka sering kali harus melayani panggilan semacam itu, bahkan hingga larut malam sekalipun," ujarnya.Meski pihak Indosat telah merubah pola dalam menjawab panggilan dan mengubah jadwal shift para pegawai Call Center, Guntur merasa belum ada dampak yang signifikan terhadap kebiasaan pelanggan yang disebutnya cukup mengganggu itu."Banyak pelanggan kami yang insomnia, nampaknya. Meski yang jaga shift malam sudah diganti jadi pegawai laki-laki, tapi ternyata banyak juga pelanggan wanita kami yang telepon cuma untuk sekadar ngobrol. Mulanya, yang pelanggan wanita kami duluan yang mengajak kenalan. Tapi, namanya pegawai kami laki-laki, keesokannya justru dia yang balik duluan minta kenalan," paparnya.Guntur pun bercerita, pihaknya sampai mendatangkan psikiater tiap bulannya supaya mentalitas pegawai Call Center-nya tidak terganggu karena harus melayani panggilan bermacam model pelanggan."Tapi mau diapakan lagi, kami tetap harus melayani pelanggan dengan baik. Biar bagaimanapun, mereka tetap pelanggan kami," tandasnya.
(rou/dwn)