Indosat Kejar 5,4 Juta Pelanggan Pakai I-go
- detikInet
Jakarta -
Dari sekitar 18 juta pelanggan Indosat saat ini, 30% atau 5,4 juta di antaranya ditargetkan sudah menggunakan layanan value added services (VAS) I-go pada akhir 2007 nanti."Dengan I-go, pelanggan bisa mengakses beragam layanan VAS Indosat seperti SMS warna, I-ring, I-say, dan lainnya melalui satu pintu akses," kata Group Head VAS & Mail Messaging PT Indosat, Teguh Prasetya, di sela ajang Indonesia Celluler Show 2007, Jakarta Convention Center, Jakarta. Ajang ini berlangsung sejak 27 Juni hingga 1 Juli 2007.Mengenai target tersebut secara keseluruhan, kata Teguh, mengacu kepada pelanggan Indosat yang aktif menggunakan layanan GPRS selama ini, yang persentasenya mencapai 30% dari total pelanggan. "Untuk satu bulan pertama kami menargetkan ada 100 ribu pelanggan yang menggunakan I-go."Alasan utama diciptakan layanan I-go, tuturnya, demi mengatasi hambatan yang diterima pelanggan selama ini jika ingin mengakses menu VAS. Ia mengatakan, penetrasi GPRS dan I-ring yang masih rendah dikarenakan pelanggan kesulitan mendapatkan setting atau menghafal kode lagu nada sambung (ringback tone)."Dengan I-go hambatan itu dapat diatasi karena semua sudah ada di layanan itu. Pelanggan dapat mengakses layanan yang diinginkannya melalui satu atau dua klik, mempelajari menu VAS yang akan digunakan sebelum digunakan, serta dapat mengakses layanan tersebut secara gratis," jelas Teguh. Jadi AndalanDi kesempatan yang sama, Direktur Marketing PT Indosat Guntur S. Siboro, mengatakan, layanan bernilai tambah semacam I-go menjadi andalan perusahaan untuk meningkatkan pendapatan rata-rata dari tiap pelanggan (average revenue per user/ARPU)."Kami harap dengan inovasi baru yang dilakukan Indosat seperti layanan I-go mampu meningkatkan kontribusi VAS dari sekitar 3% ARPU menjadi 6% pada akhir tahun nanti," ujarnya.Menurutnya, ARPU cenderung menurun seiring bertambahnya jumlah pelanggan. Salah satu cara mengantisipasi menurunnya ARPU, ujar dia, ialah dengan meningkatkan penggunaan layanan VAS.Selain itu, Guntur berharap, layanan I-go mampu menurunkan tingkat panggilan ke nomor pusat layanan oleh pelanggan. "Sekitar 90% panggilan ke Call Center kami umumnya cuma bertanya tentang bagaimana menggunakan layanan VAS," tandasnya.
(rou/wsh)