Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bakrie Telecom Pinjam Dana Perluasan Jaringan

Bakrie Telecom Pinjam Dana Perluasan Jaringan


- detikInet

Jakarta - PT Bakrie Telecom Tbk mendapatkan pinjaman sindikasi senilai US$ 145 juta dari lembaga keuangan asing. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas cakupan layanan secara nasional.Pinjaman berjangka waktu 5 tahun, dengan 2 tahun grace period dan 3 tahun masa pembayaran angsuran pokok itu, akan dikoordinir Credit Suisse selaku lead arranger.Direktur Utama Bakrie Telecom, Anindya N Bakrie, menilai dukungan dana yang dikoordinir Credit Suisse itu sebagai bukti nyata kepercayaan lembaga keuangan internasional terhadap kinerja perseroan, kemampuan perusahaan untuk melakukan kontribusi yang lebih signifikan lagi dan prospek bisnis telekomunikasi di Indonesia."Bakrie Telecom akan memanfaatkan betul kepercayaan perbankan guna perluasan wilayah layanan," kata Anindya dalam keterangan pers yang diterima detikINET, Rabu (27/6/2007).Ia menegaskan, Bakrie Telecom akan melangkah lebih jauh dengan memperluas cakupan, sekaligus memperkuat kualitas jaringan Esia di dalam wilayah layanan Bakrie Telecom. Ditargetkan akan ada 17 kota nasional baru yang akan jadi wilayah layanan Bakrie Telecom untuk mengejar target pertumbuhan pelanggan sebesar 3,6 juta pelanggan di 2007 ini."Untuk itu kami perlu tambahan dukungan dana. Pinjaman yang didapatkan dari lembaga perbankan menjadi salah satu alternatif yang kami pilih," ujar Anindya. Menurut dia, kepercayaan perbankan tersebut semakin memperkuat posisi Bakrie Telecom sebagai operator telekomunikasi yang memiliki potensi besar.Dengan diperolehnya pinjaman, Bakrie Telecom juga memastikan pemenuhan belanja modal (capex) pada 2007 senilai US$ 220 juta. Sebelumnya perseroan telah mendapatkan plafon pembiayaan senilai US$ 125 melalui jalur vendor financing dan juga berencana mengeluarkan obligasi senilai Rp 500 miliar."Rencana penerbitan obligasi tersebut pada kuartal ketiga tahun ini mendapatkan peringkat A- dengan outlook stabil dari Pefindo (Pemeringkat Efek Indonesia) baru-baru ini," kata Anindya. Dana yang diperoleh dari pinjaman sindikasi tersebut akan digunakan untuk melunasi hutang bank perseroan kepada bank lokal sekitar Rp 450 miliar dan sisanya sekitar US$ 95 juta akan digunakan untuk capex perseroan. (rou/wsh)







Hide Ads