Telkomsel Raih 40.000 Pelanggan 3G di Kalsel
- detikInet
Banjarmasin -
Setelah menunggu sembilan bulan lamanya, sekitar 910.000 pelanggan Telkomsel di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, akhirnya berkesempatan untuk merasakan ingar-bingar layanan seluler generasi ketiga (3G).PT Telkomsel resmi menggelar layanan komunikasi data berkecepatan tinggi hingga 2 mega bit per detik (Mbps) itu di Banjarmasin, Sabtu (16/6/2007). Seremoni peluncuran ditandai dengan percakapan tatap muka (video call) antara Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin yang berada di Banjarmasin dengan Direktur Utama PT Telkomsel Kiskenda Suriahardja di Jakarta."Hadirnya layanan 3G di Banjarmasin sekaligus menyejajarkan kota seribu sungai ini dengan kota-kota lainnya di negara maju berbagai belahan dunia," kata Kiskenda.VP Telkomsel untuk wilayah Papua Maluku Sulawesi dan Kalimantan (Pamasuka) Gideon Edi Purnomo mengatakan, kehadiran layanan 3G dapat menjadi milestone evolusi komunikasi bisnis, semisal kecepatan pemesanan barang dengan menggunakan fitur video call.Banjarmasin sebagai kota dengan potensi pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi, bertumpu pada sektor bisnis dan perdagangan. "Dengan hadirnya layanan 3G tentu menjadi nilai tambah bagi kota Banjarmasin sebagai sentra bisnis di ujung selatan Kalimantan yang berdekatan dengan berbagai sentra bisnis yang ada di Pulau Jawa," kata Gideon.Sejatinya, layanan 3G Telkomsel telah dapat di gunakan di Banjarmasin sejak 25 Mei 2007, namun peresmiannya baru sekitar tiga minggu kemudian. Tercatat 40.000 pelanggan Telkomsel di kota itu yang telah mendaftar dan menikmati layanan tersebut--dengan terlebih dahulu meregistrasi ke nomor singkat 3636.Saat ini Banjarmasin telah dilayani oleh 17 base station Node B. Jumlah pemancar telekomunikasi 3G itu, menurut Gideon, mencakupi area mulai dari Bandara sampai seluruh kota Banjarmasin. Telkomsel secara nasional telah menggelar base station untuk 3G sebanyak 1.300 Node B di 37 kota.Pada 2007 ini, Telkomsel berencana menambah 1.500 Node B dengan investasi belanja modal (capex) US$ 1,5 juta atau sekitar Rp 14 triliun. Akhir 2006 lalu, jumlah base station 3G Telkomsel sekitar 1.000 unit, dan akhir 2007 jumlah pemancar 3G tersebut ditargetkan menjadi 2.500 Node B.Hingga Juni 2007, anak usaha PT Telkom Tbk dan SingTel itu telah mencatat 2,5 juta pendaftar layanan 3G yang diklaim sebagai pengguna aktif, dari 42 juta pelanggannya secara nasional.
(rou/rou)