Telkom Tawarkan Tarif Lokal Untuk SLJJ
- detikInet
Jakarta -
PT Telkom Tbk mengaku tak bisa memberikan pelayanan maksimal pada pengguna layanan Flexi selama setahun terakhir ini gara-gara migrasi frekuensi. Tarif lokal pada tiap percakapan sambungan langsung jarak jauh (SLJJ) pun ditawarkan demi memperkuat kembali basis pelanggan telepon tetap nirkabelnya itu."Kami ingin meraih kembali pangsa pasar telepon CDMA di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten yang selama ini agak terabaikan karena harus menjalani proses pindah frekuensi dari 1.900 MHz ke 800 MH," kata Direktur Konsumer Telkom, Ermady Dahlan, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip detikINET, Kamis (31/5/2007).Secara nasional, menurut Ermady, Flexi masih memimpin dengan pangsa pasar 65 persen pada layanan berbasis teknologi Code Division Multiple Access (CDMA). Khusus di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten, penguasaan pangsa pasar Flexi sekitar 40 persen."Padahal sebelum muncul keharusan pindah ke frekuensi 800 MHz, penguasaan Telkom atas pasar CDMA di ketiga wilayah itu merupakan yang terbesar," klaim dia.Meski demikian ia mengakui, sekitar setahun terakhir Telkom tidak bisa memberikan pelayanan maksimal terkait migrasi tersebut. Demi merebut kembali kejayaannya, Telkom akan memberlakuan tarif flat Rp 49 per menit untuk layanan SLJJ antar pengguna (on-net) Flexi di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Kebijakan itu rencananya mulai berlaku sejak 1 Juni 2007 sampai 31 Desember 2007.Kode Akses 01017Di luar program tersebut, tarif percakapan SLJJ antar pengguna Flexi di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten paling rendah adalah Rp 449 per menit dan tertinggi sampai dengan Rp 900 per menit."Maka dengan kebijakan baru tarifnya hanya Rp 49 per menit, dengan catatan menggunakan kode akses 01017," tukas Ermady.Kode akses 01017 merupakan layanan Internet Teleponi untuk Kepentingan Publik (ITKP) Telkom yang dihantarkan melalui saluran protokol Internet (VoIP).VP Public and Marketing Communication PT Telkom, Eddy Kurnia mengatakan, dengan kode akses 01017, pelanggan Telkom juga bisa menikmati layanan sambungan langsung internasional (SLI) dengan tarif hemat melalui telepon tetap berbasis kabel (PSTN) dan Flexi.SLI dengan tarif ITKP itu akan menjangkau negara-negara yang masuk dalam jajaran Tier-1 seperti Amerika Serikat, Cina, Singapura dan Kanada. Tarif yang ditawarkan sebesar Rp 770 per menit.Sementara untuk panggilan ke negara-negara Tier II, seperti Malaysia, Brunei, Korea Selatan, Taiwan, Jerman, Australia dan Swedia. Tarifnya Rp 990 per menit.Program yang disebut sebagai panggilan Internasional Super Hemat itu berlaku mulai 1 Juni hingga 31 Oktober 2007. "Kami yakin tawaran yang menarik ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelanggan untuk melakukan komunikasi internasional," ujar Eddy.
(rou/nks)