Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Terkait Gangguan Jaringan
XL Siap Ganti Kerugian Pelanggan
Terkait Gangguan Jaringan

XL Siap Ganti Kerugian Pelanggan


- detikInet

Jakarta - Operator seluler Excelcomindo Pratama (XL) menyatakan siap mengganti kerugian pelanggan sekecil apapun itu. Pernyataan ini terkait gangguan yang dialami perangkat jaringan miliknya."Jika ada pelanggan yang melapor dan diverifikasi benar, tentu kami akan bertanggung jawab. Kami siap menanggung kerugian seperti juga keuntungan," kata Head of Corporate Communication XL, Ventura Elisawati, kepada detikINET, Sabtu (19/5/2007).Seperti diketahui, jaringan XL sempat mengalami gangguan pada Kamis malam (17/5/2007) sejak pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Kemudian, gangguan kembali terjadi pada Jumat siang (18/5/2007) sekitar setengah jam sejak pukul 13.00 WIB.Ventura mengatakan gangguan tersebut disebabkan kesalahan teknis pada perangkat baru jaringannya, Mobile Soft Switching (MSS) dari Ericsson. Perangkat MSS yang ditempatkan di Grha XL, Mega Kuningan, Jakarta, tersebut menginduki 100 ribu nomor pelanggan XL di area Tanggerang, Depok, Anyer, serta Jakarta Pusat. "Hanya sebagian pelanggan dari seratus ribu yang menginduk ke MSS itu yang mengalami gangguan," klaim dia. Ventura juga mengklaim permasalahan jaringan telah berhasil diselesaikan oleh tim XL dan Ericsson.Indonesia Telecommunication User Group (Idtug) meyakini gangguan jaringan tersebut merugikan sebagian besar dari 100 ribu pelanggan XL yang menginduk ke perangkat MSS itu."XL harus bisa meyakinkan, dari seratus ribu pelanggan tersebut tidak ada yang dirugikan, walaupun kejadiannya tidak berlangsung lama," komentar Sekjen Idtug, Muhammad Jumadi, lewat pesan singkat.Di lain pihak, Judith MS, salah satu pelanggan premium XL yang berdomisili di Jakarta, mengaku kecewa dengan orientasi pelayanan pelanggan yang diterapkan XL."Kerugian pelanggan XL itu bukan hanya hitungan materi pulsa saja, masih banyak faktor lainnya. Payah kalau operator selulernya hanya fokus pada orientasi market, bukan di pelayanan."Sebagai Ketua Dewan Pengawas AWARI (Asosiasi Warnet Indonesia) dan pelanggan premium XL, jelas aku kecewa banget. Jaringan down lebih dari enam jam cuma dikatakan kesalahan teknis biasa," keluhnya. (rou/dbu)





Hide Ads