Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Jaringan XL Terganggu

Jaringan XL Terganggu


- detikInet

Jakarta - Perangkat jaringan milik operator seluler Excelcomindo Pratama (XL) mengalami gangguan. Alhasil, sebagian dari ratusan ribu pelanggannya kesulitan dalam berkomunikasi dan mengisi ulang pulsa. Head of Corporate Communication XL, Ventura Elisawati menuturkan, gangguan tersebut terjadi karena kesalahan teknis pada perangkat baru jaringannya, Mobile Soft Switching (MSS) dari Ericsson.Perangkat MSS yang ditempatkan di Grha XL, Mega Kuningan, Jakarta, tersebut menginduki 100 ribu nomor pelanggan XL di area Tanggerang, Depok, Anyer, serta Jakarta Pusat. Diakui Ventura, sebagian pelanggan yang menginduk ke perangkat MSS itu mengalami gangguan."Jaringan kami cuma terganggu, tidak tumbang. Lagipula tim dari XL dan Ericsson sudah me-recover gangguan tersebut," kata Ventura ketika dihubungi detikINET, Jumat (18/5/2007).Ia menuturkan, perangkat tersebut sempat terganggu pada Kamis malam (17/5/2007) sejak pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Kemudian, gangguan kembali terjadi pada Jumat siang (18/5/2007) sekitar setengah jam sejak pukul 13.00 WIB."Kesalahannya murni teknis, berhubung perangkat MSS itu perangkat baru maka akan kita investigasi lagi permasalahannya," jelas dia.KerugianXL belum menghitung nilai kerugian yang diderita perusahaan maupun dari sisi konsumen. Ventura mengatakan, kerugian yang diderita perusahaan berupa potensi pendapatan produksi yang hilang saat terjadinya gangguan. Sementara dari sisi pelanggan, lanjutnya, kemungkinan besar kerugian dialami saat pengisian pulsa yang gagal namun uang terlanjur disetorkan. Namun ia mengaku belum tahu berapa jumlah pelanggan yang mengalami kerugian akibat kegagalan tersebut."Berhasil atau tidaknya pengisian pulsa bisa kami lihat dari sistem kami. Tapi kalau memang ada pelanggan yang merasa dirugikan dan bisa membuktikan secara teknis, silakan saja melapor ke Call Centre XL di 818 atau datang ke XL Centre kami."Jika ada pelanggan yang melapor dan diverifikasi benar, tentu kami akan bertanggung jawab. Kami siap menanggung kerugian seperti juga keuntungan," tandasnya.Ventura menambahkan, untuk gangguan sekecil apapun, manajemen XL sudah meminta kepada tim untuk menyiapkan laporan tentang gangguan yang terjadi. Laporan itu, lanjutnya, selain untuk keperluan internal juga sebagai antisipasi jika diperlukan oleh regulator.Secara terpisah, Heru Sutadi, anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), mengatakan pihaknya akan memanggil XL secara formal untuk dimintai laporan lengkap bila terbukti benar jaringannya mengalami kejatuhan. Hal itu, ucapnya, sesuai dengan Standar Operasi dan Prosedur BRTI."Baru setelah itu akan dibahas dalam rapat pleno BRTI untuk menentukan perlu atau tidaknya diaudit, termasuk diberi sanksi," jelas Heru. (rou/rou)





Hide Ads