Hampir Separuh Pengguna Kesulitan Nyeting Ponsel
- detikInet
Jakarta -
Hampir separuh dari pengguna ponsel bermasalah dalam mengkonfigurasi ponselnya, sehingga menyulitkan dalam mengaplikasikan layanan seperti email, WAP dan MMS.Banyak layanan data yang ditawarkan operator tak dapat digunakan gara-gara konfigurasi ponsel yang rumit. Dan pada akhirnya, pelanggan pun mau tak mau meminta bantuan teknis pada pusat pelayanan operator tersebut.Berdasarkan hasil studi WDSGlobal terhadap tujuh Call Centre operator seluler di Eropa, ditemukan hampir 47 persen pelanggan operator-operator tersebut meminta bantuan untuk mengkonfigurasi perangkat genggamnya."Pelanggan tersebut merasa kesulitan dalam mengaplikasikan layanan seperti email, WAP dan MMS," demikian hasil riset yang dilansir Celluler-News seperti dikutip detikINET, Senin (9/4/2007).Hasil riset itu juga menemukan, tanpa adanya layanan konfigurasi otomatis via udara (over-the-air/OTA) dari operator ke handset pelanggan, waktu yang diperlukan untuk mendiagnosa dan mengkonfigurasi bisa memakan waktu hingga 17 menit."Ini hampir dua kali lipat dari waktu rata-rata yang dihabiskan ketika meminta bantuan lewat technical support," sebut riset itu. Padahal bila layanan OTA tersedia, lanjut riset itu, waktu konsultasi bisa ditekan menjadi sekitar empat menit.Tim Deluca-Smith, vice president of marketing WDSGlobal, mengatakan prosedur konfigurasi yang kompleks merupakan kesulitan utama yang dihadapi industri data bergerak dewasa ini."Imbasnya, operator harus mengeluarkan biaya tambahan untuk men-support pelanggannya demi menyelamatkan profit dari investasi yang telah dikeluarkan untuk pembangunan jaringannya," ujar Deluca-Smith."Hal ini sangat penting, karena baik dari sisi pengalaman pengguna maupun potensi keuntungan bisa berantakan cuma gara-gara error pada konfigurasi dasar," tegas Deluca-Smith.
(rou/nks)