Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
XL Turunkan Tarif 'Bebas'

XL Turunkan Tarif 'Bebas'


- detikInet

Jakarta - PT Excelcomindo Pratama (XL) Tbk. menurunkan tarif suara ke sesama pelanggan XL seiring diluncurkannya perdana Bebas edisi Emas. Sebelumnya, LSM pengguna telekomunikasi Indonesia Indonesia Telecommunication User Group (IDTUG) memprotes keras oleh program satu tarif Rp 25 per detik untuk semua panggilan ke sesama pelanggan XL maupun antar operator. IDTUG menilai program tarif tersebut merugikan pelanggan yang ingin melakukan panggilan ke sesama pelanggan XL.Apakah penurunan tarif ini dipicu protes IDTUG? "Tidak juga," kata GM Marketing Products XL Ruby Hermanto usai peluncuran kartu perdana tersebut di Mal Belagio, Jakarta, Senin (2/4/2007). "Ini bagian dari perencanaan kami yang sudah disiapkan sejak lama. Ini sudah dijadwalkan akan kita launching," kilahnya.Dalam program satu tarif Rp 25 per detik, Ruby menyebutkan, jumlah pelanggan yang melakukan panggilan keluar naik 17% dari 5,2 juta pelanggan Bebas, trafik panggilan keluar pun naik 20%. Penurunan tarif panggilan ke sesama pengguna Bebas tersebut dilakukan seiring diluncurkannya kartu perdana Bebas edisi Emas yang menawarkan program tarif Rp 10 per detik. Ruby menjelaskan, harga khusus antar XL ini sejatinya berlaku mengikuti program tarif irit bersepuluh kring-kring sring-sring. "Walaupun ada program Rp 25 per detik," ujarnya.Ruby mengatakan, program kring-kring sring-sring tersebut kini dikembangkan menjadi 30 orang yang bisa didaftar untuk bisa menikmati tarif Rp 10 per detik. Untuk mendaftar nomor-nomor tersebut akan dikenakan tarif Rp 100. "Ini untuk menjaga agar sistem tidak down, sebab kalau digratiskan takut sistim di-abuse," ujarnya.Di kesempatan lain, Lidya Andayani, Regional sales Operational Manager XL Jawa Timur menjelaskan produk Kartu Perdana Emas ini bertujuan untuk melengkapi produk sebelumnya dengan kelebihan dan kemudahan bagi pelanggan baru ataupun pelanggan lama."Untuk Perdana Emas akan didistribusikan 300 ribu perdana per bulannya dan akan terus ditambah sesuai permintaan pasar," ungkapnya pada wartawan di Surabaya.Lidya mengatakan sampai saat ini posisi pelanggan XL di Jatim mencapai 2,15 juta, 1 juta di antaranya merupakan pelanggan bebas. Dalam triwulan pertama tahun ini, pelanggan XL di Jatim naik 30% dari posisi akhir tahun lalu sebesar 1,8 juta pelanggan. (rou/nks)





Hide Ads