Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Mobile-8 Tunjuk Samsung Bangun Jaringan US$375 Juta

Mobile-8 Tunjuk Samsung Bangun Jaringan US$375 Juta


- detikInet

Jakarta - PT Mobile-8 Telecom Tbk menjalin kerjasama dengan Samsung Electronics Co.Ltd senilai US$ 375 juta untuk membangun infrastruktur jaringan seluler dan akses tetap nirkabel (fixed wireless access/FWA) berbasis CDMA miliknya selama lima tahun."Dengan pembangunan jaringan tersebut diharapkan kapasitas jaringan kami sanggup menangani 20 juta pelanggan hingga 2012," kata Chief Technical Officer Mobile-8 Lukas Heryanto di gedung Bursa Efek Jakarta, Senin (5/3//2007).Lukas memaparkan, tahun ini Mobile-8 akan membangun jaringan dengan base transceiver station (BTS) sebanyak lebih dari 1000 unit. Dengan pembangunan tersebut, jumlah BTS yang dimiliki perseroan hingga akhir 2007 menjadi 2000 unit BTS.Rencananya, lanjut dia, pembangunan jaringan akan dilakukan di luar Pulau Jawa, seperti di Medan, Makasar dan Bali. "Yang pasti untuk Pulau Jawa dan Bali, coverage areanya akan kita tingkatkan menjadi 90% dari sebelumnya 70%. Sedangkan di luar Pulau Jawa, coverage menjadi 70% dari 0%," ujar dia tanpa mau merinci jumlah BTS yang akan didirikan.Lebih lanjut ia mengungkapkan dari 1000 BTS tersebut, sekitar 250 unit BTS di antaranya akan dialokasikan untuk layanan generasi ketiga CDMA Evolution Data Only (EVDO). "Saat ini BTS EVDO kita sudah mencapai 50 unit, tetapi pembangunannya hanya di kota besar di Pulau Jawa saja, seperti Surabaya, Jakarta, Bandung dan Yogyakarta," imbuhnya.Hingga akhir 2006, ujar Lukas, pelanggan Mobile-8 telah mencapai 1,8 juta subscriber. Perseroan, lanjutnya, berharap dapat menambah jumlah tersebut sebanyak 2,2 juta pelanggan menjadi 4 juta subscriber di akhir 2007.Dalam kontrak kerjasama antar keduanya, Samsung akan menyediakan perangkat jaringan CDMA 2000-1X dan jaringan CDMA 2000 EVDO rev-A beserta perangkat value added services.Chief Financial Officer Mobile-8, Chee Pok Jin, mengatakan dana pembangunan jaringan tersebut didapatkan dari penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) dan perusahaan investasi Lehman Brothers. Pok Jin mengaku optimistis kerjasama tersebut sesuai jadwal pengembangan jaringan Mobile-8 secara nasional dan sesuai target ekspansi pelanggan yang ditetapkan.Presiden Direktur PT Samsung Telecomunication Indonesia Lee Jin Hee, menyambut baik kerjasama dengan Mobile-8. Menurutnya, dengan penetrasi pasar sekitar 25% Indonesia masih mempunyai peluang yang besar untuk terus berkembang. (rou/wsh)







Hide Ads