Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Banjir Jakarta
Indosat: Trafik Naik Pendapatan Tidak Ikut Naik
Banjir Jakarta

Indosat: Trafik Naik Pendapatan Tidak Ikut Naik


- detikInet

Jakarta - Meski mengalami kenaikan trafik sekitar 250% akibat banjir di Jakarta, namun Indosat justru mengaku kehilangan potensi pendapatan akibat tumbangnya jaringan operator lain.Sonny Teguh Trilaksono, Group Head Regional Jabodetabek PT Indosat Tbk., mengatakan putusnya sentral telepon milik Telkom justru mengurangi nilai pendapatan perusahaan."Karena kalau tidak ada pasangannya (operator lain, red), siapa lagi yang bisa dihubungi kecuali ke sesama jaringan kami saja. Jadi, penting bagi operator untuk saling bantu dalam kondisi seperti ini," ujarnya di sela-sela kunjungan ke Posko Bantuan Banjir Indosat, di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2007).Sonny menjelaskan, dari sekitar 4.200 base transceiver station (BTS) Indosat di area Jabodetabek, sekitar 5% atau sebanyak 70 BTS miliknya sempat terendam banjir. Namun hal itu, menurutnya, tidak menyurutkan layanan Indosat.Sementara itu, Head of Public Relation Indosat Adita Irawati mengatakan, BTS yang terganggu hingga hari ini tinggal sekitar 30 BTS meliputi area Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Sunter. "Site tersebut masih sulit diakses oleh listrik, tapi masih bisa di-cover dengan irisan-irisan BTS di sekitarnya, jadi masih bisa on," jelasnya.Saat kejadian banjir melanda Jakarta, BTS-BTS Indosat yang sempat drop langsung disupport oleh site BTS terdekat, namun sesuai dengan standard operating procedure (SOP). "Semua sites di wilayah Jakarta langsung kita mapping (petakan) sehingga coverage langsung dapat diperluas, ujarnya.Terkait bantuan Indosat kepada korban banjir, Adita menjelaskan Indosat mendirikan 5 posko mandiri di lima wilayah yaitu Petamburan, Bukit Duri, Cipinang, Ciledug, dan Kuningan Barat. Posko tersebut bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia, Bulan Sabit Merah, PKPU. Di setiap posko, kata Adita, juga diberikan bantuan obat-obatan bagi korban banjir yang ditangani dua petugas kesehatan di setiap posko.Dana untuk bantuan banjir tersebut, menurut Adita, diambil dari alokasi dana corporate social responsibilty (CSR). Pada 2006 Indosat mengalokasikan CSR sebesar Rp 26 miliar, dan pada 2007 dana tersebut naik dua kali lipat menjadi sekitar Rp 52 miliar. (rou/nks)





Hide Ads