Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jaringan Telkom Berangsur Pulih

Jaringan Telkom Berangsur Pulih


- detikInet

Jakarta - Sentral Telepon Otomat (STO) Semanggi-2 Telkom yang berkapasitas 76.000 satuan sambungan telepon (SST) berangsur pulih seiring surutnya air akibat banjir yang menerjang Jakarta.VP Public and Marketing Communication PT Telkom Tbk, Muhammad Awaluddin, mengatakan, saat ini Telkom sedang melakukan upaya pemulihan secara maksimal, termasuk pengeringan (cleansing) terhadap perangkat sentral, main distribution frame (MDF) dan juga perangkat transmisi serta perangat catu daya agar tidak terjadi hubungan pendek yang membahayakan."Sebagian fasilitas telekomunikasi pelanggan bahkan sudah kembali beroperasi normal," ujar Awal dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (6/2/2007).Sebelumnya Awaluddin menjelaskan, Sentral Semanggi-2 juga sudah dalam keadaan aktif. Sentral ini terdiri atas Sentral SLJJ, SLI dan interkoneksi antar operator yang berkapasitas sekitar 10.000 saluran E1 (setara dengan 300.000 sirkuit pembicaraan). Sentral yang dimaksud meliputi Trunk JKT-2, Trunk JKT-4, dan Trunk JKT-6.Pada Jumat (2/2/2007) dua sentral Trunk Telkom yang dicatu dari STO Semanggi-2 dinyatakan lumpuh sehingga untuk hubungan jarak jauh dari dan ke operator lain Telkom di wilayah Jabodetabek hanya mengandalkan dua sentral Trunk. Akibatnya sempat terjadi kepadatan trafik yang menyebabkan sulitnya hubungan telepon dari dan ke Jakarta (kode area 021).Untuk layanan telepon, menurut Awal, data terakhir menunjukkan bahwa 13.000 SST pelanggan yang mencatu ke STO Semanggi sudah beroperasi sejak pukul 08.00 WIB, Senin (5/2/2007). "Sedangkan sebagian yang masih mati diusahakan secepatnya beroperasi kembali," imbuhnya.Speedy & FlexiUntuk layanan multimedia yang kebetulan dipusatkan di STO Semanggi-2, Awal menyatakan sebagian sudah beroperasi, namun sebagian lagi masih dalam tahapan pengujian (testing). "Jaringan Speedy yang memiliki kapasitas 19.000 Satuan Sambungan Layanan (SSL) dan terkena gangguan saat ini sedang dalam tahap pengujian," ujarnya. Sedangkan backhaul IP Core dinyatakan sudah beroperasi sejak pukul 09.30 WIB, Senin (5/2/2007). Demikian juga Data Center, lanjutnya, sudah dalam posisi operasi termasuk untuk akses ke international gateway internet melalui jaringan fibre optic sudah normal beroperasi dengan kapasitas 8 STM-1 (8x155 Mbps). Menyoal Flexi, Awaluddin memastikan bahwa layanan fixed wireless access tersebut sudah kembali beroperasi sejak pukul 14.20 WIB, Senin (5/2/2007). Sebelumnya 13 base transceiver station (BTS) Flexi sempat terganggu. (rou/wsh)





Hide Ads