Koneksi 19.000 Pelanggan Speedy Masih Mati
- detikInet
Jakarta -
Dari sekitar 60.000 pelanggan layanan akses internet Speedy di Jabodetabek sekitar 19.000 pelanggan dilaporkan masih mengalami gangguan akibat banjir. Seperti dijelaskan Vice President Public and Marketing Communication PT Telkom, Muhammad Awaluddin ketika dihubungi detikINET, Senin (5/1/2007), jumlah itu merupakan bagian dari 70.000 satuan sambungan telepon (SST) yang terputus.Sedangkan untuk penyelesaian perbaikan, pengerjaannya sama dengan yang dilakukan terhadap SST dan diharapkan pada besok sore sudah mencapai lebih dari lima puluh persen. "Saat ini kami masih jalan terus secara bertahap, diharapkan sampai besok sore perbaikan dapat mencapai lima puluh persen," ujarnya.Namun Awaluddin belum bisa memastikan berapa banyak jumlah pelanggan Speedy yang termasuk di dalam lima puluh persen itu.Sampai saat ini, dari 70.000 SST yang rusak Telkom baru menyelesaikan perbaikan sekitar 13.000 sambungan. "Kami sedang bekerja secara maraton, dan tentunya diharapkan dapat segera pulih seratus persen," jelas Awaluddin.Untuk penanganan STO (Sentral Telepon Otomat) Semanggi-2 untuk kapasitas STO lokal dengan kapasitas 76 ribu SST sedang dalam proses cleaning, level air dilaporkan sudah tidak menggenangi ruangan.Sementara fasilitas transmisi backbone internasional yang berkapasitas 235 E1yang terdiri dari 70.000 sirkuit, nasional backbone dengan kapasitas 10.000 E1 dan akses interkoneksi ke Other Licensed Operator (OLO) juga sudah dinyatakan normal.
(ash/wsh)