Bagaimana Mobil Frekuensi Mencari AdamAir?
- detikInet
Jakarta -
Mobil Frekuensi Balai Monitoring Ditjen Pos dan Telekomunikasi siap diberangkatkan untuk mencari pesawat AdamAir. Bagaimana cara kerjanya? Bachtiar Arsyad Kepala Balai Monitoring Frekuensi (Balmon) di Makassar mengatakan saat ini mobil frekuensi Balmon sedang disiapkan untuk segera membantu melakukan pencarian pesawat AdamAir yang terjatuh di wilayah Sulawesi. "Sekarang lagi men-charge baterai yang digunakan oleh perangkat dalam mobil," tutur Bachtiar kepada detikINET, Rabu (3/1/2007). Sebanyak empat mobil Balmon telah disiapkan untuk membantu proses pencarian tersebut dari jalan darat. Bagaimana cara kerja mobil tersebut? Menurut Bachtiar, mobil-mobil frekuensi itu akan melakukan penyisiran ke arah koordinat lokasi terakhir pesawat AdamAir. Dilengkapi dengan Global Positioning System, jika sinyal dari pesawat ditemukan mobil-mobil tersebut kemudian akan melakukan triangulasi untuk menentukan lokasi pesawat. Menurut Bachtiar ada beberapa frekuensi yang akan diawasi, yaitu 121.100, 118.100, 120.600, 128.100. Sinyal dari pesawat yang memanfaatkan frekuensi tersebut adalah beacon ground to air. "Jika sampai sinyal dari pesawat itu masuk di peralatan kita, kita akan buat tiga titik di atas peta lalu menarik garis untuk memperkirakan lokasi pesawat," tutur Bachtiar. Jika mobil-mobil tersebut mencapai lokasi yang tidak bisa dilalui kendaraan lagi, Bachtiar mengatakan tim telah siap dengan perangkat pendeteksi frekuensi yang bisa dijinjing. "Mobil juga dilengkapi dengan peralatan dari teman-teman amatir radio yang ada di Kabupaten, mereka akan membantu menuntun," ujarnya. Bachtiar mengatakan kondisi cuaca akan sangat berpengaruh terhadap kemampuan perangkat Balmon melakukan pendeteksian frekuensi. Belum lagi, ujarnya, pihak Postel tak bisa memastikan apakah sinyal beacon ground to air pada pesawat AdamAir masih menyala atau tidak. Bachtiar mengatakan, Balmon akan bergerak lebih cepat seandainya pada Selasa (2/1/2007) tidak tersiar kabar bahwa pesawat itu sudah ditemukan. Saat ini Bachtiar memperkirakan butuh waktu cukup lama untuk mencapai lokasi. "Bisa nanti malam atau besok pagi baru sampai di lokasi," tukasnya.Keterangan Foto: Dirjen Postel, Basuki Yusuf Iskandar, sedang meninjau mobil frekuensi milik Balai Monitoring di Sumatera Utara. Sumber: Arsip Postel/postel.go.id.
(wsh/wsh)