Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Akses Internet Luar Negeri Pulih 80% Lebih

Akses Internet Luar Negeri Pulih 80% Lebih


- detikInet

Jakarta - Tiga operator besar penyedia jaringan di Indonesia melaporkan pemulihan akses koneksi Internet luar negeri telah mencapai lebih dari 80%.PT Telkom menginformasikan, dari total kapasitas 1,3 Gbps yang terdiri dari 7 STM-1 (155 Mbps) fiber optic dan 5 digital signal 3 satelit (45 Mbps) telah beroperasi normal. Demikian pula dengan 6 STM-1 fiber optic dan 5 digital signal 3 satelit. "Tinggal 1 STM-1 (link DMCS) yang masih down. Secara total persentase, kapasitas bandwith internet Telkom sudah 88% pulih," demikian pesan singkat VP Public and Marketing Communication Telkom, Muhammad Awaluddin, yang diterima detikINET, Rabu (3/1/2007).Satu sambungan yang masih belum pulih itu merupakan sambungan serat optik dari Dumai Malaka Cable System (DMCS) dengan kapasitas sebesar 0,16 Gbps. Adapun PT Indosat, setelah berhasil memulihkan 100% layanan suara dan blackberry, hingga kemarin telah berhasil memulihkan lebih dari 90% layanan dan kapasitas internetnya. Indosat melalui anak perusahaannya, Indosat Mega Media (IM2) dengan produk layanan IndosatNet, telah kembali ke kapasitas penuh dan melayani para pelanggannya seperti biasa.Sedangkan PT Exelcomindo menginformasikan telah berhasil memulihkan kapasitas lalu lintas datanya dengan melakukan reroute fiber optic ke Eropa. Perusahaan mengaku sudah dapat melayani seluruh pelanggannya dengan normal secara kuantitas, meskipun masalah kualitas kemungkinan masih dirasakan adanya penurunan karena packet loss.Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi pun meminta kepada para penyelenggara telekomunikasi untuk terus berupaya meningkatkan kapasitasnya agar dapat kembali pulih sepenuhnya. "Perlu masyarakat dan pengguna Internet pahami, bahwa pemulihan sepenuhnya masih membutuhkan waktu karena hal tersebut tergantung pada perkembangan pekerjaan pemulihan kerusakan pada kabel telekomunikasi bawah laut yang dilaksanakan di Taiwan," ujar Kabag Umum dan Humas Ditjen Postel, Gatot S. Dewa Broto.Di lain kesempatan, dalam pesan singkat lainnya yang diterima detikINET, Ketua Presidium Asosiasi Warnet Indonesia Judith MS mengingatkan, lumpuhnya akses Internet berpotensi menghilangan pendapatan bisnis warnet hingga 80%. (rou) (rou/rou)







Hide Ads