Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Koneksi Internet Membaik, Telkom Siapkan 3 Skema Kompensasi

Koneksi Internet Membaik, Telkom Siapkan 3 Skema Kompensasi


- detikInet

Jakarta - Telkom menyatakan koneksi jaringan Internet ke jalur internasional miliknya kian membaik. Pun, tiga skema kompensasi ganti rugi disiapkan bagi pelanggan layanan Speedy.Meski sempat anjlok hingga 80% lebih, kini jaringan Telkom berangsur pulih. Dengan kapasitas bandwidth yang tersedia sebesar 739 Mbps dari 1.310 Gbps, pencapaian itu mencerminkan 56% kapasitas dalam kondisi normal.Menurut rincian yang disampaikan VP Public and Marketing Communication PT Telkom Tbk Muhammad Awaluddin, kondisi tersebut tercapai berkat dukungan koneksi serat optik yang terhubung melalui jalur SingTel Internet Exchange (STIX), yang membawa bandwith sebesar 431 Mbps, serta lewat Telecom Malaysia Hong Kong (TMHK) sebesar 101 Mbps.Selain itu, lanjut dia, satelit BTNaccess juga turut menyumbang kapasitas sebesar 44 Mbps, Loral 45 Mbps, dan MGH 118 Mbps. "Artinya, semua kapasitas satelit berfungsi, tinggal yang fiber (yang belum optimal-red). Semoga prosentase yang bisa beroperasi semakin meningkat," ujar Awaluddin pada detikINET, Selasa (2/1/2007).Skema KompensasiSementara itu, Telkom juga menyiapkan tiga skema kompensasi ganti rugi bagi pengguna Speedy yang terganggu aktivitasnya, akibat terputusnya koneksi Internet jalur internasional selama beberapa hari.Awaluddin mengungkapkan, bagi pelanggan Speedy dengan kuota terbatas (limited), kompensasi yang sedang dikaji berupa penambahan bandwidth. Tak disebutkan besaran penambahan yang akan ditawarkan sebagai kompensasi.Kemudian, bagi pelanggan dengan kuota tak terbatas (unlimited), Awaluddin menyebutkan, kompensasi yang akan ditawarkan berupa diskon abonemen berlangganan. Diskon abonemen pun masih dalam tahap pembicaraan di kalangan manajemen Telkom.Sedangkan skema ketiga yang diajukan berupa penghitungan tarif berdasarkan jumlah hari terputusnya koneksi Internet, kemudian dikalikan biaya langganan. "Jadi pengguna cukup bayar disaat kondisi tidak terganggu saja," Awal menambahkan."Mudah-mudahan, di minggu pertama Januari 2007 ini sudah bisa diungkap skema kompensasinya yang paling menguntungkan untuk semua pihak," tandas dia. (rou) (rou/dwn)




Hide Ads