Efisiensi Routing Kabel, Siapa yang Mau Bayar?
- detikInet
Singapura -
Internet Asia terseok akibat rusaknya backbone fiber optik karena gempa di Taiwan. Para pengamat menilai hal ini mencerminkan terlalu rapuhnya jaringan kabel di regional Asia, dan terlalu bergantung pada koneksi ke Amerika Serikat.Duncan Clark, pimpinan perusahaan konsultan telekomunikasi BDA China, menilai konektivitas antara Asia Timur dan Eropa terlalu kecil. Jauh beda dengan jumlah koneksi antara Amerika dan Eropa, serta Asia Timur dan Amerika.Clark berpendapat, Asia butuh routing kabel yang lebih efisien. "Dibutuhkan routing kabel yang lebih efisien sehingga dapat mengurangi dampak jika terjadi masalah di suatu kawasan," ujarnya, seperti dilansir AFP dan dikutip detikINET, Jumat (29/12/2006)."Pertanyaannya adalah siapa yang mau bayar? mengingat biaya investasi yang dibutuhkan sangat besar," imbuhnyaAnalis lain berpendapat, transmisi melalui satelit bisa dijadikan alternatif, tapi biaya yang dikeluarkan jauh lebih besar sementara kapasitas yang diberikan lebih kecil dibanding fiber optik.Clark berpendapat, selain dibutuhkan investasi untuk instalasi kabel yang mengarah pada kerjasama antara perusahaan telekomunikasi, rumitnya perizinan nasional harus diselaraskan mengingat kabel tersebut melintasi beberapa negara. Gempa Taiwan menunjukkan ketergantungan sebuah wilayah terhadap internet, dan dibutuhkan mekanisme pengiriman data yang lebih baik.
(nks/nks)