Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Akibat Banjir
Ribuan Telepon Di Aceh dan Sumut Mati
Akibat Banjir

Ribuan Telepon Di Aceh dan Sumut Mati


- detikInet

Jakarta - Musibah banjir besar yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera Utara selain telah memakan korban jiwa, juga mengakibatkan rusaknya jaringan telekomunikasi di sekitar daerah tersebut. Jaringan telekomunikasi yang rusak meliputi daerah, Pangkalan Brandan, Kuala Simpang, Lhoksukon, Geudong, dan Matangkuli.Berdasarkan laporan Telkom Divisi Regional I Sumatera, status telepon pelanggan yang mati (off) akibat banjir di Aceh dan Sumut mencapai sekitar 5.800 SST. Pelayanan sengaja di-off-kan setelah catu daya dan RK (Rumah Kabel) terendam air."Kami sudah meminta rekan-rekan lapangan agar di daerah-daerah pengungsian, disediakan pelayanan telepon umum yang bebas pulsa baik untuk lokal maupun SLJJ," ujar Muhammad Awaluddin, Vice President Public and Marketing Communication Telkom, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima detikINET, Rabu (27/12/07).Kendati di beberapa wilayah Telkom sempat meng-off-kan untuk sementara STO (Sentral Telepon Otomat) setempat, namun menurut Awaluddin, hubungan transmisi Medan-Banda Aceh masih beroperasi.Namun berdasarkan laporan terakhir dari Deputy Executive General Manager Divisi Regional I Sumatera Syamsul Bahri menyebutkan, saat ini STO Kuala Simpang, STO Langsa, dan STO Lhok-sukon, dinyatakan sudah normal kembali. Demikian pula jaringan CDMA Flexi di lokasi-lokasi tersebut sudah bisa beroperasi.Sedangkan untuk STO Matangkuli, kondisi catu daya, transmisi, PLN sudah berfungsi dan para petugas sedang melakukan konfigurasi. Sementara itu layanan Telkom Flexi yang menjangkau beberapa kota di Aceh hanya terganggu pada lokasi Kuala Simpang - Langsa untuk 1.100 SSF. Layanan Flexi di kota-kota lainnya di Aceh tetap normal. (ash/ash)







Hide Ads