Download Video Porno Jadi Idola
- detikInet
Jakarta -
Berita bagus bagi yang berminat terjun ke pasar download video. Segmen tersebut ternyata semakin digandrungi banyak orang. NPD Group mendata bahwa sekitar 1,2 juta keluarga di Amerika Serikat setidaknya membeli satu video-download dari toko online pada kuartal tiga 2006.Berita buruknya, sekitar 5 kali dari tiap pengguna men-download video dari jaringan gratis berbagi file (file-sharing), dan kebanyakan diantaranya men-download video porno.Dari jaringan file-sharing itu tercatat bahwa selama kuartal tiga 2006, sebanyak 60% video yang di-download adalah film 'dewasa', 20% konten acara televisi (TV), dan 5% merupakan mainstream konten film. Demikian dikutip detikINET dari Forbes, Rabu (20/12/2006).Russ Crupnick, senior analis NDP berpendapat, meski penyebaran download konten video melalui jaringan file-sharing tidak seluas downloadmusik, tetapi bagi industri perfilman masalah ini penting diperhatikan."Sekalipun saat ini mayoritas konten yang di-download adalah konten film dewasa, pencurian hak intelektual dari mainstream studio film, jaringan dan perusahaan rekaman akan terus meningkat, meski berbagai usaha sudah dilakukan untuk menghindari pembajakan," ujar Crupnick.Untuk download berbayar, 62% diantaranya adalah konten TV, 24% konten video musik, dan 6% sisanya merupakan mainstream konten film.Darimana mereka membelinya? Sekitar 90% berasal dari toko iTunes milik Apple Computer, 5% dari situs berlangganan film Vongo, 3% dari layanan download film Movielink, dan kurang dari 1% dari CinemaNow.
(dwn/dwn)