Akhir 2007, Pontap Penetrasi 8 Persen Penduduk Indonesia
- detikInet
Jakarta -
Pemerintah menargetkan akhir 2007 nanti penetrasi telepon tetap (pontap) mencapai 8 persen, atau 18 juta pengguna, dari sekitar 220 juta jiwa penduduk di Indonesia.Dirjen Postel, Basuki Yusuf Iskandar, mengungkapkan saat ini penetrasi di sektor tersebut baru mencapai 6 persen atau sekitar 13 juta. Menurutnya penetrasi pontap jauh tertinggal dibandingkan penetrasi seluler yang telah melewati angka 25 persen. "Padahal, untuk seluler angka itu (25 persen-red) ditargetkan tercapai pada 2009. Sedangkan telepon tetap pada tahun yang sama (2009) diharapkan mencapai 13 persen," jelas Basuki seusai Seminar tentang Dampak Sosial-Budaya Perkembangan Telekomunikasi di Gedung Indosat, Jakarta, Senin (18/12/2006). Basuki yakin angka 8 persen dapat tercapai karena sistem duopoli operator telekomuniasi sudah dihapuskan seiring penataan kanal 800 MHz oleh pemerintah baru-baru ini. "Kebijakan tersebut akan melahirkan banyaknya operator, sehingga semua berlomba-lomba untuk menggarap pasar," ujarnya. Dengan kebijakan yang diterapkan sebelumnya, teledensitas yang baru 6 persen itu mayoritas dikontribusikan oleh telepon tetap Telkom (8 juta), Telkom Flexi (3,5 juta), Bakrie Telecom (1,3 juta), Indosat StarOne (250.000), dan Lippo Telecom (20.000). Sisanya adalah dari operator lokal seperti Batam-Bintan. Baru-baru ini pemerintah menata frekuensi 800 MHz yang menghasilkan konsekuensi Mobile-8 dan Bakrie Telecom mengantungi izin nasional. Pemerintah juga berencana menggelar tender untuk operator telekomunikasi Sambungan Langsung Internasional (SLI), Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ), dan Paket SLJJ+Lokal.
(wsh/wsh)