Jadi Nomor Utama, Esia Andalkan Tarif Murah
- detikInet
Jakarta -
Orang nomor satu Bakrie Telecom mengklaim layanan Esia menjadi pilihan utama bagi sebagian besar pelanggannya, selain nomor operator lain yang juga digunakan.Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk Anindya N. Bakrie, menyatakan sebanyak 70 persen pengguna layanan Esia juga berlangganan layanan telekomunikasi dari operator lain."Namun, dari 70 persen pelanggan itu, 90 persennya menjadikan Esia sebagai nomor utama untuk panggilan," ujar Anindya dalam keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Senin (27/11/2006).Dengan mengandalkan tarif murah, menurut dia, pertambahan pelanggan Esia kian mantap tiap periodenya. Pada kuartal pertama 2006 ini, pelanggan yang tercatat sebesar 757 ribu, sedangkan pada kuartal kedua sudah 1,1 juta dan akhir kuartal ketiga mencapai 1,3 juta pelanggan.Dengan demikian, lanjutnya, laju pertumbuhan pelanggan Esia meningkat sebesar 168% selama 9 bulan pertama 2006 ini dari sebelumnya 487 ribu pelanggan pada akhir 2005. Dari pertumbuhan pelanggan itu, ia mengklaim churn rate (nomor hangus) hanya sebesar 4%. "Jauh di bawah rata-rata industri yang sekitar 9 sampai 11 persen," tandas Anindya.Selain itu, ungkapnya, tiap pelanggan baik pascabayar maupun prabayar (ARPU campuran), rata-rata menghabiskan uangnya sekitar Rp 75.000 per bulan untuk berkomunikasi.Anindya menyatakan, keberhasilan mencapai 1,3 juta pelanggan mendorong manajemen untuk menetapkan target baru pertumbuhan pelanggan di 2006 ini menjadi 1,5 juta pelanggan.Selain pertumbuhan pelanggan, peningkatan juga terjadi pada kinerja keuangan perusahaan. Dari sebelumnya membukukan rugi bersih di 2005, Bakrie Telecom di 2006 mulai mencatatkan laba bersih perusahaan. Menurut Anindya, laba bersih mereka terus meningkat di tiap kuartal."Jika pada kuartal pertama laba bersih tercatat sebesar Rp 123 juta, maka pada kuartal kedua menjadi Rp 14,268 miliar dan kuartal ketiga Rp 37,489 Miliar. Sehingga total laba bersih perusahaan pada sembilan bulan pertama 2006 mencapai Rp 51,879 miliar," tandasnya.
(nks/nks)