Fitur Videophone 3G Dilarang di Kamboja
- detikInet
Phnom Penh -
Layanan seluler generasi ketiga (3G) mulai mengguncang pasar Kamboja. Salah satu operator telekomunikasi terkemuka Kamboja, MobiTel, sudah meluncurkan layanan ini.Namun sayang, fitur 3G tampaknya belum bisa dinikmati sepenuhnya oleh masyarakat Kamboja. Pasalnya, fitur videophone masih dilarang disana dengan alasan demi menghentikan penyebaran pornografi. Larangan ini dikeluarkan oleh Perdana Menteri Kamboja Hun Sen."Pemerintah sudah membolehkan MobiTel untuk memperkenalkan layanan generasi ketiga (3G). Namun fitur videophone masih dilarang digunakan," papar Menteri Pos dan Telekomunikasi So Khun belum lama berselang.Mei silam Hun Sen mengeluarkan larangan penggunaan ponsel 3G tak lama setelah istri dan kolega pemerintah lainnya mengajukan komplain bahwa 3G bisa menjadi wadah berkembangbiaknya pornografi. Konon kekerasan dan penyalahgunaan seksual sering terjadi di Kamboja.Teknologi 3G dikhawatirkan bisa memicu penyebaran foto cabul, via ponsel 3G tentunya. Layanan 3G sendiri memungkinkan konsumen dapat berkomunikasi dengan suara (voice), Video Streaming, Video Call, download streaming, Internet berkecepatan tinggi (broadband), dan download data hingga 2 megabyte per detik.Seperti dikutip detikINET dari AFP, Rabu (04/10/2006), Mobitel merupakan perusahaan telekomunikasi pertama yang meluncurkan layanan 3G di Kamboja. Hal itu diungkapkan salah satu sumber perusahaan yang enggan disebutkan namanya.Menurutnya, fitur videophone saat ini masih dinonaktifkan, namun konsumen bisa menonton acara televisi broadcast secara real time dari tiga stasiun lokal. Konsumen juga dibekali dengan koneksi Internet berkecepatan tinggi. (dwn)
(dewidya/dewidya)