Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
XL Siapkan Kartu SIM Berbayar Khusus 3G

XL Siapkan Kartu SIM Berbayar Khusus 3G


- detikInet

Jakarta - Untuk memperoleh layanan 3G XL secara maksimal diperlukan kartu SIM baru. Nantinya, pelanggan XL diimbau untuk menukarnya di pusat layanan terdekat dengan dikenakan biaya pengganti.Direktur Human Capital Development PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) Joris de Fretes mengatakan untuk mengganti kartu akan dikenakan biaya. "Tapi bayarnya murah kok, nggak mahal. Dalam waktu dekat ini akan ada sample-nya di tiap XL Center," ujarnya seperti dikutip detikINET, Senin (18/09/2006). Sebelumnya hal itu juga telah diungkapkan Hasnul Suhaemi, Presiden Direktur XL. "Kartu yang lama akan bisa langsung dipakai untuk 3G, namun kurang optimal. Jadi kalau mau bagus, ganti saja SIM Card-nya, nomor tetap yang lama. Tapi tanpa itu pun tetap bisa 3G," kata Hasnul ketika ditemui detikINET di Bandung akhir pekan lalu.Serentak di 6 KotaDalam waktu dekat, XL siap menggelar layanan seluler generasi ketiga (3G) secara serentak di enam kota di Indonesia. "3G kami sudah lulus ULO di enam kota, rencananya dalam waktu dekat ini kami akan launching serentak karena jaringan sudah terpasang juga," kata Hasnul.XL pun hari ini, Senin (18/9/2006), sudah meluncurkan layanan 3G-nya di lingkup internal perusahaan. Bagi para karyawannya, operator itu menerapkan sistem penawaran ponsel 3G dengan harga spesial dan bisa dicicil hingga enam kali.Mantan dirut Indosat itu juga mengatakan hingga akhir Oktober 2006 ini, XL akan menyelesaikan target pembangunan 1.000 Node B BTS 3G di enam kota besar di Indonesia. "Sekarang sudah selesai 30% dan di beberapa kota seperti Jakarta sudah siap untuk melayani," imbuh Hasnul.Sebelumnya, Direktur Network Operations XL M. Danny Buldansyah mengatakan XL telah membangun 284 Node B di Jakarta, 25 site di Surabaya, 24 site di Bandung, 22 site di Denpasar, 24 site di Medan, 18 site di Batam. Untuk investasi jaringan itu, XL menyiapkan dana sebesar US$ 50-100 juta.Hasnul mengungkapkan 3G yang akan dipasarkan XL bertujuan untuk melayani daerah padat trafik telekomunikasi semisal di Jakarta, untuk akses internet cepat, dan untuk fitur-fitur futuristik semacam video call, mobile TV, atau video klip on demand. Untuk tahap awal peluncuran, XL menargetkan bisa melayani hingga 100 ribu pelanggan 3G.Skema TarifHasnul menjanjikan skema tarif dan layanan seluler generasi ketiga (3G) XL akan 'jauh lebih hebat' ketimbang kompetitornya. "Skema tarif akan lebih hebat dari kompetitor kami yang sudah menetapkan (Telkomsel -red), tidak akan lebih mahal dari 2G dan akan ada layanan spesial," ucap Hasnul.Ia mengatakan masalah penerapan tarif masih didiskusikan secara internal dan tinggal menunggu finalisasi dalam waktu dekat ini.Menurutnya, 3G merupakan fokus baru bagi XL dan sebagai titik balik untuk meningkatkan pendapatan dari pengguna (ARPU) setelah layanan berjalan selama 1-2 tahun."Itu akan jadi titik balik setelah ketemu killer application-nya. Saya harap akan ada the next killer application setelah voice, SMS, dan ringback tone," tandasnya.Ke depan, Hasnul meramalkan bisnis lain perusahaannya yang akan menguat ialah di Business Solutions. Layanan Busol itu menyediakan solusi komunikasi data untuk perusahaan korporat dan konvergensi layanan bergerak dan tetap."Kami harapkan dengan naiknya mobilitas korporat maka penggunaan bandwidth juga turut naik. Jadi, layanan mobile broadband akan jalan, itu yang kami harapkan," ujarnya.Dengan rencana layanan yang akan digelar, Hasnul diharapkan bisa membawa XL menyalip Indosat di peringkat kedua. "Saat ini, Telekom Malaysia memang meminta untuk jadi nomor dua. Tapi kalau bisa jadi nomor satu, kenapa tidak. Target kami ingin melayani pelanggan dengan kualitas nomor satu," tandasnya. (rou) (wicak/)




Hide Ads