Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Cina Singkap Penjualan Senjata Ilegal di Internet

Cina Singkap Penjualan Senjata Ilegal di Internet


- detikInet

Beijing - Kepolisian Beijing, Cina, berhasil menyingkap aksi sejumlah sindikat penyelundupan senjata api yang bertransaksi melalui internet. 41 orang telah ditahan dan 100.000 pucuk senjata ilegal disita.Seperti yang diberitakan Beijingnews, modus seperti ini terungkap pertama kali oleh kepolisian Cina dengan menangkap tiga penjual dan 38 pembeli potensial yang siap melakukan transaksi jual beli senjata melalui dunia maya.Total senjata yang disita pihak berwenang berjumlah 117 pucuk, 20.000 butir peluru dan sebagian besar merupakan senjata buatan luar negeri. Dari jenisnya, mulai dari senapan angin sampai senjata api yang mematikan ada di dalam paket yang diseludupkan tersebut.Maraknya penggagalan penjualan senjata ilegal ini, bermula sejak kampanye nasional yang menentang keras peredaran senjata api dan alat peledak yang dimulai 3 bulan lalu, demikian seperti diberitakan Xinhua secara terpisah.Penyelundupan segala jenis senjata melalui internet memang sudah sangat merisaukan di negeri tirai bambu itu. Seperti yang dilaporkan kementerian pertahanan nasional Cina, tercatat sampai 30 Agustus lalu kepolisian Cina telah menahan 1,813 ton alat peledak, 3,84 juta detonator, 105.000 senjata api, dan 2,3 juta butir peluru. Sungguh ini bukan jumlah yang sedikit.Sebenarnya kepemilikan senjata api merupakan sesuatu yang dilarang di Cina, dan ini merupakan salah satu akibat dari pertumbuhan ekonomi yang luar biasa di negara itu. Hal tersebut memicu perkembangan perdagangan secara ilegal, dan salah satu caranya adalah dengan melangsungkan transaksi melalui internet.Di Cina, senjata api ilegal banyak digunakan oleh kelompok gangster yang bertikai, untuk menyerang kelompok yang lain. Demikian dilansir AFP dan dikutip detikINET, Kamis (07/09/06). (ash) (wicak/)




Hide Ads