Game Online Akibatkan 'Kawin Cerai' Lusinan Kali
- detikInet
Beijing -
Seorang anak berusia 17 tahun telah 'kawin-cerai' lusinan kali, dengan usia pernikahan antara satu tahun hingga beberapa jam saja. 'Kawin-cerai' tersebut dimungkinkan, karena prosesinya hanya dengan mengklik mouse saja. Parahnya, banyak yang kecanduan lantarannya.Maraknya game online yang memberikan fitur "nikah-cyber" -lah yang dituding menjadi biang keladi. Sejumlah game online yang menjadi favorit bagi jutaan anak muda di Cina tersebut, menyediakan fitur "nikah-cyber" yang memungkinkan antar pasangan untuk saling berkompetisi dengan pasangan yang lain.Masalahnya, untuk menafkahi 'keluarga pura-pura' tersebut, diperlukan uang yang sebenarnya. Sebutlah semisal anak yang bernama Zhao Mingliang (17), sejak tiga tahun lalu telah 'menikah' lusinan kali. "Istri"-nya berusia antara 13 hingga 22 tahun.Sebagai "kepala rumah tangga", Zhao bertanggung jawab untuk membelikan "perabotan" dan "pakaian", sebagai lazimnya dalam permainan simulasi berkeluarga. Tetapi, untuk membeli segala hal tersebut, Zhao harus menggunakan uang asli yang dipintanya dari kedua orang-tuanya untuk ditukarkan menjadi uang virtual.Tetapi, beberapa dari para 'istri'-nya tersebut tak terlalu menganggap serius 'pernikahan' dengan Zhao tersebut, dan meninggalkannya begitu saja Ya maklum, namanya juga pura-pura. Tetapi tidak demikian dengan Zhao. Dirinya menjadi sangat marah, karena beranggapan dirinya telah dikhianati oleh orang yang disayangnya.Hatinya makin perih, manakala kepergian "istri"-nya tersebut setelah dirinya membelikan "baju" dan "perlengkapan rumah tangga". Zhao pun akhirnya kerap uring-uringan, berselisih tajam dengan keluarga aslinya, hingga akhirnya gemar mencuri uang orang-tuanya untuk menafkahi para 'istri'-nya.Kesal dengan kelakuan Zhao yang mulai parah kecanduan Internet, akhirnya dikirimlah dirinya ke Beijing Internet Addiction Treatment Center oleh orang tuanya. Demikian seperti dikutip detikINET dari shanghaidaily.com, Sabtu (12/8/2006).Menurut catatan Pusat Penanganan tersebut, setidaknya ada sekitar 2 juta anak muda di Cina yang kecanduan Internet, dari total sekitar 15,4 juta pengguna Internet dari kalangan remaja. Dari mereka yang kecanduan tersebut, 30 persen diantaranya diakibatkan karena melakukan 'nikah-cyber'.(dbu)
(donnybu/)