Telkomsel Sosialisasikan 3G dengan Genie
- detikInet
Jakarta -
Telkomsel meluncurkan layanan Telkomsel Genie, untuk mensosialisasikan layanan 3G di Indonesia. Genie akan disebar di 45 lokasi di Jakarta, Bandung dan Jatim.Telkomsel Genie merupakan media interaktif berupa perangkat kiosk dengan layar sentuh (touch screen). Perangkat ini akan dihadirkan di pusat keramaian seperti bandar udara dan pusat perbelanjaan, serta di pusat pelayanan Telkomsel seperti di Gerai Halo dan Grapari.Di dalamnya, bisa diakses informasi seputar layanan 3G dan perangkat (ponsel) yang mendukung 3G. Nokia, Sony Ericsson dan Motorola adalah tiga vendor ponsel yang dirangkul dalam pengadaan perangkat ini. Berbagai ponsel 3G keluaran ketiga vendor tersebut, akan ditampilkan dalam media sosialisasi. "Kami menyadari bahwa edukasi dan kemudahan pelayanan pelanggan menyongsong era baru 3G sangatlah penting," kata Bambang Riadhy Oemar, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel, di acara Peluncuran Telkomsel Genie, di Restoran Planet Hollywood, Jakarta, Kamis (10/8/2006). Menurut dia, pemilihan ketiga vendor ponsel dalam kerjasama ini dilakukan karena pangsa pasar ketiga vendor tersebut yang dinilai lebih mendominasi. Perangkat informasi itu dibuat semenarik mungkin dan mudah diakses bahkan untuk pelanggan yang tidak terbiasa dengan perangkat elektronik sekalipun.Vice President Customer Service Telkomsel, Gedeon Edi Purnomo mengatakan bahwa ide pengadaan perangkat ini berawal dari banyaknya pertanyaan dari pelanggan mengenai layanan 3G, yang disampaikan melalui call center dan Grapari. Sementara untuk informasi perangkat, banyak pelanggan yang mendatangi toko-toko ponsel. "Informasinya masih sendiri-sendiri antara layanan dan ponsel. Jadi perangkat ini ditujukan untuk menjembatani informasi baik dari segi layanan maupun perangkat," ujarnya. Sampai akhir tahun, jumlah perangkat ditargetkan mencapai 100-400 unit.Hasan Aula, Country Manager Nokia Indonesia, mengatakan bahwa layanan 3G memang seharusnya tidak lepas dari ketersediaan perangkat. "Kalau hanya ada layanan, tapi tidak ada handset-nya itu tidak akan lengkap. Jadi dua-duanya harus tersedia," kata Hasan.Telkomsel sendiri berencana meluncurkan layanan 3G dalam waktu dekat, kemungkinan akhir Agustus atau awal September 2006, di sembilan kota besar di Indonesia. "Kita masih menunggu moment yang tepat. Bulan ini bagus juga moment-nya," kata Bambang. Dilihat dari pola pemakaian, layanan 3G akan banyak dimanfaatkan oleh pengguna GPRS saat ini. Diperkirakan, 5-10 persen pengguna GPRS merupakan pasar potensial untuk 3G. (nks)
(ketepi/)