Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Telkom Menghadap BRTI Soal Flexi Combo

Telkom Menghadap BRTI Soal Flexi Combo


- detikInet

Jakarta - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) telah menerima laporan dari PT Telkom tentang layanan Flexi Combo, yang ditengarai memiliki jangkauan layaknya layanan seluler, bukan fixed wireless access (FWA).Flexi Combo diluncurkan Selasa (01/08/2006). Oleh Telkom, produk ini disebut sebagai perbaharuan dari produk serupa yang diluncurkan sebelumnya. Produk tersebut menawarkan tarif lokal di lebih dari 200 kota di seluruh Indonesia.Flexi Combo menimbulkan tanda tanya dari sisi legalitasnya, mengingat mobilitasnya yang lebih mirip layanan seluler, dibanding FWA. Padahal, sesuai dengan Kepmenhub No.35/2004 layanan FWA dibatasi cakupannya hanya dalam satu kode area saja.Menanggapi hal tersebut, Telkom yang diwakili Direktur Konsumer PT Telkom, Guntur Siregar dan timnya datang ke kantor BRTI, dan memberikan penjelasan mengenai layanan tersebut, pada Kamis, (03/08/2006). Seperti disampaikan BRTI dalam keterangan tertulisnya, Guntur Siregar dan timnya menjelaskan bahwa Flexi Combo yang diluncurkan baru-baru ini, adalah penyempurnaan (enhancement) dari layanan serupa yang diluncurkan tahun 2004. Penyempurnaan yang dimaksud adalah berupa fitur aktivasi nomor melalui SMS.Dalam laporannya, Telkom menjelaskan bahwa Flexi Combo yang baru tidak memiliki fasilitas jelajah (roaming) seperti layanan seluler, di mana pada layanan seluler satu nomor yang sama bisa digunakan di seluruh kode area nasional. Sedangkan pada Flexi Combo, semua nomor (setiap chip/kartu menyediakan satu nomor induk dan dua nomor temporer) hanya terdaftar di kode area tertentu, dan tidak bisa berfungsi (non aktif) bila digunakan di luar kode area asal. Dengan kata lain, nomor-nomor tersebut akan mati bila digunakan di kode area yang berbeda.Nomor-nomor temporer tersebut berdiri sendiri pada wilayah kode area masing-masing. Panggilan yang ditujukan ke nomor induk, dapat diteruskan ke nomor temporer apabila si pelanggan mengaktifkan fitur call forwarding melalui terminalnya (handset). Fitur ini dapat diaktifkan dan dinonaktifkan secara manual oleh si pelanggan."Dari laporan yang disampaikan PT Telkom, BRTI akan mengkaji secara lebih dalam dan membahas layanan Flexi Combo tersebut di internal BRTI, termasuk kemungkinan untuk melakukan pengecekan implementasi lapangan ke beberapa kota dalam waktu dekat," ujar BRTI dalam pernyataannya. (nks) (ketepi/)






Hide Ads
LIVE