Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Korea Hibahkan Pusat Akses Informasi

Korea Hibahkan Pusat Akses Informasi


- detikInet

Jakarta - Menkominfo Sofyan A. Djalil meresmikan pusat akses informasi yang dibangun atas hibah senilai Rp 15 miliar dari Korea.Pusat akses informasi tersebut, tepatnya bernama IAC-KADO yang merupakan kependekan dari Information Access Centre - Korean Agency for Digital Opportunity and Promotion. "Ini merupakan simbol kerjasama kedua bangsa dan landmark hubungan kedua negara dalam menjembatani kesenjangan digital," kata Sofyan saat acara peresmian, di Gedung Pos Ibu Kota, Jakarta, Selasa (4/7/2006).Presiden KADO, Dr. Yeon Gi Son, dalam sambutannya mengatakan, pemberian hibah ini merupakan salah satu bentuk realisasi kesepakatan yang pernah ditandatangani antara Indonesia dengan Korea. "Pada tahun 1993, Indonesia dan Korea menandatangani kesepakatan kerjasama politik, ekonomi dan budaya. IAC ini merupakan salah satu bentuk kesepakatan pada tahun 1993 itu," ujar Gi Son.Lebih lanjut, Gi Son memaparkan usaha negaranya dalam pengembangan teknologi informasi (TI). "Tahun 1980, Korea mulai mengembangkan TI, sampai sekarang Korea menjadi yang terdepan. Kesuksesan korea ini bisa menjadi tuntunan di Indonesia dan negara-negara lain," paparnya.IAC-KADO menempati ruangan seluas 300 meter persegi, di lantai dua Gedung Pos Ibu Kota, di Jalan Lapangan Banteng Utara No.1, Jakarta Pusat. Di ruangan tersebut terdapat 55 PC yang terhubung jaringan Internet dengan satu server. Fasilitas pendukung lainnya berupa internet louge, ruang seminar dan workshop pendidikan dan pusat bisnis (business centre). Fasilitas akses informasi ini ditujukan bagi kalangan mahasiswa, pelajar dan pengusaha.Untuk dapat menggunakan fasiltias layanan internet di IAC-KADO, pengguna harus membayar Rp 10.000 per jam. Saat ditanya mengenai mahalnya tarif yang ditetapkan, Kepala Proyek IAC-KADO, Bambang Setiawan berkata, "masa sih fasilitas seperti ini dihargai murah?" (nks) (ketepi/)







Hide Ads