Orang TI & Piala Dunia
Aktivis Linux Terpukau Ulah Pendukung
- detikInet
Jakarta -
Kendati berada di tempat perhelatan Piala Dunia 2006, aktivis linux I Made Wiryana lebih suka nonton peristiwa di luar stadion. "Lebih suka nonton di balik piala dunianya," tutur Made. Serunya goyang samba hingga terhimpit dikemacetan kota diceritakan langsung dari tempat tinggalnya di kota Bielefeld, Jerman.Ketika detikINET menghubungi Made melalui fasilitas Instant Messenger (IM) mengenai piala dunia, kontan Made menjawab, "Lha saya ndak doyan bola." Meski demikian Made tetap mempunyai tim jagoan "Saya mah pegang Brasil aja," tuturnya.Mengapa Brasil? Menurutnya, dan ini diamini beberapa rekan Made di Jerman, Brasil tak lagi pantas berhadapan dengan kesebelasan di bumi lantaran tim Brasil dipandang susah untuk dilawan. "Kata temen saya Brasil ndak pantes main di dunia, harusnya lawan alien," candanya seraya tertawa.Made juga mengaku lebih suka nonton persiapan dan peristiwa di balik piala dunia daripada nonton pertandingannya itu sendiri. "Lebih rame," alasannya. Goyang Samba?Lebih lanjut Made berceloteh tentang serunya saat supporter Brasil beraksi waktu pertandingan berlangsung. "Brasil asik supporter-nya. Ya, goyang samba, pakaian mini, cewek-nya seru-seru," ujarnya seraya tertawa terbahak.Karena seru dan ramainya kegiatan di 'belakang' pertandingan, beberapa rekan Made bahkan sampai rela meluncur ke kota Dortmund (salah satu kota di Jerman, tempat diselenggarakannya pertandingan Brasil lalu-red.) untuk menyaksikan keramaian supporter Brasil. Tidak membuntuti teman-temannya, Made mengaku lebih memilih untuk nonton dari rumah persinggahannya yang terletak di kota Bielefeld, bersama keluarga tercinta. Tapi itu bukan berarti ia tak terkena imbas Piala Dunia. Suporter Jerman Bikin MacetKala Jerman memenangkan pertandingan, mahasiswa S3 Uni Bielefeld jurusan Computer Science itu sempat terjebak kemacetan saat pulang kampus. "Waktu Jerman menang kemarin, jalan di kota sampai ditutup karena orang-orang ngerayain dengan muter-muter pakai mobil. Untungnya saya ndak naik bis, naik trem jadi bisa juga sampai di rumah," ceritanya mengenang. (Lihat foto)Ketika diajak berangan-angan mengenai kapan tim Indonesia mampu unjuk gigi di ajang piala dunia, Made tampak sedikit pesimis, memandang lemahnya team work Indonesia. "Kemungkinannya sepertinya kecil sekali. Manajemen dan team work yang berkesinambungan adalah hal paling lemah di Indonesia, ndak heran kalau kesebelasan kita loyo," sesalnya. (amz)Keterangan Foto: Suporter Jerman membuat macet jalan-jalan di Bielefeld. Fotografer: Rajasidi.
(annisa/)