6.000 Menara Telekomunikasi Telkomsel Diangkut ke Mitratel

ADVERTISEMENT

6.000 Menara Telekomunikasi Telkomsel Diangkut ke Mitratel

Agus Tri Haryanto - detikInet
Kamis, 04 Agu 2022 21:46 WIB
Telkomsel dan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) kembali menambah pengalihan kepemilikan 6.000 unit menara telekomunikasi.
6.000 Menara Telekomunikasi Telkomsel Diangkut ke Mitratel. Foto: Telkomsel
Jakarta -

Operator seluler Telkomsel dan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) kembali menambah pengalihan kepemilikan 6.000 unit menara telekomunikasi.

Peralihan kepemilikan menara telekomunikasi itu bagian dari penandatanganan Perjanjian Jual Beli (Sale and Purchase Agreement/SPA) antara Telkomsel dan Mitratel yang telah dilaksanakan di Jakarta pada 29 Juli 2022.

Kesepakatan kedua perusahaan ini melengkapi aksi korporasi untuk pengalihan kepemilikan menara telekomunikasi yang sebelumnya dilakukan pada 2020 sebanyak 6.050 unit tower. Secara keseluruhan, total menara telekomunikasi Telkomsel yang sekarang jadi milik Mitratel mencapai 16.050 unit.

"Dengan disepakatinya perjanjian jual beli untuk pengalihan kepemilikan 6.000 menara telekomunikasi kepada Mitratel, Telkomsel semakin memantapkan upaya transformasi perusahaan melalui pengembangan portofolio perusahaan di bisnis digital secara lebih konsisten, menyeluruh, dan memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi layanan yang lebih beragam, guna membuka lebih banyak peluang bernilai tambah bagi ekosistem gaya hidup digital masyarakat Indonesia secara lebih inklusif," ujar Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam dalam siaran persnya, Kamis (4/8/2022).

Hendri lebih lanjut menambahkan, sebagai bagian dari perjanjian, Mitratel akan menerapkan layanan Internet of Thing (IoT) dan Data Analytic Telkomsel untuk menyediakan manajemen operasional menara telekomunikasi secara real time dan optimalisasi konsumsi daya secara proaktif.

Adapun kemitraan ini diharapkan dapat lebih berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan dampak yang ditimbulkan. Hal tersebut merupakan wujud komitmen Telkomsel terhadap inisiatif Environment, Social, and Governance (ESG).

Dengan peralihan kepemilikan menara telekomunikasi ini, Hendri mengatakan, sebagai perusahaan telco terdepan, Telkomsel dapat lebih mendorong akselerasi penguatan struktur perusahaan yang lebih ideal dalam memastikan implementasi tiga pilar digital yang sedang dijalankan.

"Yakni sebagai penyedia digital connectivity, digital platform, dan digital service yang andal dan selalu relevan dengan perkembangan ekosistem digital yang lebih customer-centric," pungkas Hendri.



Simak Video "Telkomsel Suntik Mati Jaringan 3G Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT