Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
5 Risiko Keamanan Siber di Balik Username WhatsApp

5 Risiko Keamanan Siber di Balik Username WhatsApp


Aisyah Kamaliah - detikInet

Ilustrasi fitur baru WhatsApp Username.
Foto: Gemini AI Ilustrasi fitur baru WhatsApp Username.
Jakarta -

WhatsApp meluncurkan fitur username untuk alasan privasi nomor telepon. Namun, perlu juga diwaspadai adanya beberapa risiko keamanan siber di balik username WA.

Dengan pembaruan nama pengguna, pengguna dapat mengklaim nama pengguna khusus (misalnya, @john_doe_99) dan memulai percakapan sepenuhnya tanpa bergantung pada nomor SIM mereka.

Meskipun ini menandai peningkatan besar untuk anonimitas pribadi, para ahli keamanan siber dan analis teknologi memperingatkan bahwa penghapusan persyaratan nomor telepon memperkenalkan lapisan baru yang kompleks dari vektor serangan digital.

Dilansir My Malaysia Prop, ini dia beberapa risiko siber yang perlu diketahui pengguna WhatsApp mengenai update Meta tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Meniru Brand atau Seseorang

Tanpa nomor telepon, risiko mengaku-ngaku sebagai brand atau orang lain bisa lebih memungkinkan. Penipu dapat mendaftarkan nama yang mirip-mirip misalnya mengganti angka 1 dengan huruf 'l', atau menambahkan underscore untuk mengelabui.

2. Kampanye Phishing & Malware Skala Besar

Jauh lebih mudah bagi botnet otomatis untuk menebak, mengikis, dan menargetkan nama pengguna berbasis kamus daripada nomor telepon acak. Penjahat siber dapat menyebarkan tautan phishing massal dan file APK yang terinfeksi ke ribuan akun dalam hitungan detik.

ADVERTISEMENT

3. Pencurian Nama Pengguna & Pemerasan

Mirip dengan domain Twitter dan Instagram di awal kemunculannya, pelaku kejahatan dikhawatirkan dengan cepat mendaftarkan akun bernilai tinggi, nama bisnis bermerek dagang, dan nama selebriti untuk meminta tebusan berupa pembayaran kripto atau menggunakannya untuk menjalankan giveaway kripto palsu.


4. Masuknya Bot dan Spam Grup yang Tidak Terverifikasi

Karena nama pengguna menurunkan hambatan untuk memulai kontak, nama pengguna publik yang diposting di situs web atau forum akan segera menarik bot iklan berbahaya, penipuan keuangan, dan undangan grup yang tidak sah jika kontrol privasi dibiarkan tidak dikonfigurasi.

5. Jebakan Rasa Aman yang Palsu

Menganggap bahwa nama pengguna secara otomatis menjamin anonimitas dapat menyebabkan pengguna lengah. Ingat, berbagi data keuangan sensitif, kata sandi satu kali (OTP), atau kredensial perusahaan melalui pesan sama berbahayanya baik berinteraksi dengan nomor telepon atau nama pengguna.



(ask/ask)




Hide Ads