Jerman Kerahkan Robot Penjaga Stadion
- detikInet
Berlin -
Sebelas robot dikerahkan untuk menjaga Stadion Olimpiade Berlin, yang merupakan satu dari 12 stadion tempat berlangsungnya pertandingan Piala Dunia 2006.Kejuaraan piala dunia antarrobot (RoboCup), robot kini dikerahkan untuk menjaga Stadion Olimpiade Berlin.Sebelas robot akan melakukan patroli di stadion yang pernah digunakan untuk Olimpiade pada tahun 1936 itu. Setiap malam, para robot berpatroli sampai tanggal 9 Juli, saat final Piala Dunia digelar.Robot tersebut, dibuat dan dioperasikan oleh Robowatch Technologies GmbH asal Berlin. Pengadaan robot tersebut merupakan bagian dari isi kontrak antara Federation International de Football Association (FIFA) dengan Best Veranstaltungsdienste GmbH, untuk menyediakan jasa pelayanan keamanan selama piala dunia berlangsung di stadion Berlin, Frankfurt, dan Leipzig."Perusahaan keamanan ingin memastikan keamanan di stadion-stadion tersebut terjamin 150 persen, jadi mereka merekrut kami untuk melaksanakannya," tutur juru bicara Robowatch, Benjamin stengl dan dikutip detikINET dari PCWorld Rabu (21/06/2006).Dalam penugasannya, robot tersebut dibagi menjadi dua grup, yaitu robot yang bertugas di dalam stadion dan yang bertugas di luar stadion.Dengan teknologi Global Positioning System (GPS), mereka berpatroli di area luar stadion Berlin, dan dapat beroperasi sampai 2 kilometer dari pusat kontrol yang terdapat di dalam stadion.Grup yang beroperasi di dalam stadion, dilengkapi dengan tampilan interior stadion, yang meliputi ruang adminstrasi, tempat parkir bawah tanah, dan tempat penyimpanan. Dalam berkomunikasi dengan pusat kontrol, robot tersebut menggunakan teknologi 3G (third-generation).Tambahan lainnya, setiap robot dilengkapi dengan kamera video, sensor radar, temperatur udara, dan scanner infra merah. Sedangkan kamera yang terdapat di kepala robot itu juga dapat berputar ke segala arah dan dapat dikendalikan dengan remote oleh para teknisi dari pusat kontrol.Untuk ke depannya, robot ini juga akan difasilitasi dengan teknologi sinar alpha, beta, dan gamma, seperti yang terdapat di senjata biokimia.Robot yang digunakan di luar stadion memiliki panjang 1,40 meter dan berat 40 kilogram. Mereka bergerak seperti sebuah tank tempur dan dapat bergerak sampai 7 kilometer per jam.Sedangkan untuk robot yang di dalam stadion berukuran lebih kecil, dengan panjang 1,18 meter dan berat 25 kilogram. Bergerak dengan menggunakan roda sampai 4 kilometer per jam.Robot ini menggunakan sistem operasi open source Linux. "Kami memutuskan untuk menggunakan Linux karena beberapa alasan. Yang pertama adalah faktor keamanan dan cocok dipakai pada aplikasi kami," tegas Stengl. (ash)
(ketepi/)