Bakrie Telecom Bidik Kelas Menengah Bawah
- detikInet
Jakarta -
PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) akan mengandalkan segmen menengah ke bawah sebagai basis pelanggannya. Produk Esia yang dijual pun hanya menyediakan kebutuhan dasar yakni telepon dan layanan pesan singkat (SMS)."Kedepannya, kalau kebutuhan data dan televisi (video streaming) sudah menjadi kebutuhan dasar, kita juga akan ekspansi ke sana," kata Dirut Bakrie Telecom, Anindya Bakrie dalam konferensi pers usai RUPS di Klub Rasuna, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/6/2006).Strategi yang dipakai untuk membidik konsumen kelas menengah bawah ini adalah dengan memberikan tarif murah dibandingkan operator lain. Untuk bisa menyediakan tarif murah itu perseroan terus berjuang melakukan efisiensi secara progresif."Pada triwulan I-2006, penurunan operating expenditure (opex) dibanding periode yang sama tahun lalu mencapai sepertiganya. Capex juga turun 40 persen," jelas Anindya.Perseroan mencatat opex pada triwulan I-2006 sebesar Rp 133 ribu per pelanggan. Sedangkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 357 ribu per pelanggan dan triwulan IV-2005 sebesar Rp 229 ribu per pelanggan.Belanja ModalTahun ini, Bakrie Telecom menargetkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 1,3 triliun. Capex tersebut sebesar Rp 600 miliar dari dana IPO, Rp 148 miliar dari pelaksanaan waran dan Rp 100-150 miliar dari injeksi PT Bakrie & Brothers Tbk.Sedangkan sisanya akan berasal dari vendor atau pinjaman bank. Perseroan juga membuka kemungkinan melakukan penerbitan obligasi rupiah.Bakrie Telecom menargetkan laba bersih 2006 sebesar Rp 7 miliar dan pendapatan kotor Rp 891 miliar. Sedangkan kinerja 2005 membukukan rugi bersih Rp 144,324 miliar dan pendapatan usaha Rp 243,757 miliarSampai Juni 2006, pelanggan Esia sudah mencapai 1 juta konsumen. Ditargetkan pada akhir tahun ini mencapai 1,3 juta pelanggan.
(dewidya/)