Telkom HUT Ke-57, Dirut Ungkap Dukungan ke Transisi Digital

ADVERTISEMENT

Telkom HUT Ke-57, Dirut Ungkap Dukungan ke Transisi Digital

Atta Kharisma - detikInet
Kamis, 07 Jul 2022 16:15 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) mencoba teknologi Virtual Reality yang telah didukung oleh jaringan 5G Telkomsel didampingi oleh Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo (kedua dari kiri), Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (kedua dari kiri) dan Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam (paling kiri) di sela-sela kunjungan kerja peninjauan kesiapan infrastruktur & layanan TelkomGroup menyambut G20 2022 di Nusa Dua, Bali, Selasa (28/12).
Foto: dok. Telkom
Jakarta -

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berulang tahun ke-57 pada tahun ini. Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengungkapkan dalam dua tahun terakhir pihaknya telah mendorong pemerataan serta peningkatan kualitas digitalisasi.

Untuk mencapai kedaulatan digital tersebut, Ririek mengungkap setidaknya ada tiga ranah yang harus diciptakan, yaitu lingkungan, masyarakat dan ekonomi digital.

Lingkungan digital dapat diciptakan melalui pemenuhan kebutuhan infrastruktur telekomunikasi yang merata.

"Hingga Desember 2021, Telkom telah membantu menghadirkan berbagai infrastruktur seperti 170.885 kilometer kabel fiber optic yang membentang di sepanjang nusantara, 251.116 Base Transceiver Station (BTS), serta 14,1 juta optical port yang membantu 8,6 juta pelanggan IndiHome terhubung dengan dunia melalui sambungan internet," kata Ririek dalam keterangan tertulis, Kamis (7/7/2022).

Dalam rangka menciptakan masyarakat digital, Telkom juga telah berkolaborasi dengan berbagai pihak dan BUMN dalam meningkatkan literasi digital melalui pengembangan aplikasi PeduliLindungi, pelaksanaan pendampingan melalui Rumah BUMN, penyediaan sarana inkubasi Amoeba dan Indigo, serta berbagai upaya lainnya.

Sementara dalam hal lingkungan dan masyarakat digital, pihaknya mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi digital yang kuat. Menurut Ririek digitalisasi dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Untuk menyokong pertumbuhan ekonomi digital tersebut, Telkom menghadirkan berbagai produk dan layanan yang dibutuhkan masyarakat dan pelaku usaha, seperti PaDi UMKM (UMKM), Agree (pertanian dan perikanan), Logee (Logistik), BigBox (Satu Data Indonesia), MySooltan dan banyak layanan digital lainnya.

"Berbagai produk serta layanan digital services, digital platform, dan digital connectivity kami persembahkan demi mewujudkan visi Telkom menjadi digital telco pilihan utama masyarakat. Mengandalkan kolaborasi dengan berbagai pihak, Telkom hendak mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera, berdaya saing, dan memberi nilai tambah terbaik bagi masyarakat dan negara. Eksistensi Telkom selama 57 tahun ini akan terus berlanjut demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik melalui digitalisasi," imbuh dia.

Ririek menuturkan Telkom memiliki tiga misi untuk membantu perusahaan mewujudkan visi tersebut. Pertama, Telkom hendak mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan, ekonomi, dan dapat diakses semua kalangan.

Kedua, mengembangkan talenta digital untuk mendorong kemampuan serta tingkat adopsi digital masyarakat. Ketiga, memimpin pembentukan ekosistem digital yang memberi pengalaman terbaik bagi pengguna.

"Masa depan Indonesia akan tergantung pada seberapa mampu negara ini mengoptimalkan kekayaan dan potensinya di ranah digital. Dengan talenta terbaik, teknologi mumpuni, dan ekosistem bisnis yang kuat, Indonesia bisa menjadi pelaku utama ekonomi di regional bahkan dunia dalam beberapa tahun ke depan. Telkom akan berdiri bersama masyarakat dan pemerintah Indonesia untuk mewujudkan cita-cita tersebut," pungkasnya.



Simak Video "Langkah-langkah yang Dilakukan Telkom Guna Mengembangkan Ekonomi Digital di Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT