Dhost Janjikan Efisiensi Biaya Kelola Infrastruktur 5G

ADVERTISEMENT

Dhost Janjikan Efisiensi Biaya Kelola Infrastruktur 5G

Anggoro Suryo - detikInet
Minggu, 26 Jun 2022 18:16 WIB
Telkomsel siap menggelar jaringan 4G baru di daerah pelosok. Sebanyak 7.772 Base Transceiver Station (BTS) Universal Service Obligation (USO) akan dioperasikan untuk menghadirkan sinyal 4G Telkomsel di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Ilustrasi BTS operator seluler. Foto: Telkomsel
Jakarta -

Dhost, penyedia layanan neutral hosting dalam ruangan dan fasilitator teknologi, menanjikan biaya kelola infrastruktur 5G yang lebih efisien lewat layanannya.

Dhost adalah bagian bisnis Exeo Group yang berkantor pusat di Jepang. CEO Dhost Chong Min menyebut Indonesia sebagai kunci pertumbuhan perusahaan, dan mereka menyasar pasar Indonesia lewat berbagai solusi teknologi.

Solusi yang ditawarkan antara lain adalah solusi teknologi holistik mencakup berbagai seluruh aspek perjalanan transformasi digital dari berbagai sektor, seperti:

  • Neutral hosting (in-building)
  • Penyedia konektivitas nirkabel untuk area tertentu dan properti
  • Solusi teknologi untuk industri
  • Infrastruktur 5G (Edge Computing dan OpenRAN)

Dibanding mengembangkan infrastruktur 5G sendiri, menurut Dhost operator seluler akan membayar biaya yang lebih murah jika menggunakan layanan infrastruktur 5G dari Dhost. Sehingga operator seluler bisa fokus pada pengalaman pengguna 5G. Saat ini Dhost mengklaim punya 800 titik infrastruktur telekomunikasi di 80 kota dan 27 provinsi di Indonesia.

Dhost memperluas solusi teknologinya di luar layanan neutral hosting untuk mendorong transformasi digital pada berbagai organisasi di Indonesia dan Asia Pasifik, menetapkan fondasi sebagi landasan platform digital, yaitu teknologi cloud dan komputasi.

Layanan neutral hosting dan solusi teknologi holistik yang disediakan oleh dhost dapat memfasilitasi kolaborasi yang lebih baik dalam sebuah organisasi dan ekosistem, terutama jika disertai dengan tren atau kebijakan baru, seperti gaya kerja hybrid dan bekerja menggunakan perangkat pribadi.

"Keahlian kami dalam memberikan layanan neutral hosting dan solusi konektivitas dalam gedung telah terbukti dari banyak kisah sukses klien kami, mulai dari perusahaan telekomunikasi papan atas, hingga properti, kesehatan, perhotelan, manufaktur, ritel dan beragam industri lainnya," jelas Chong Min, dalam keterangan yang diterima detikINET.

"Kami berharap dapat bekerja sama dengan lebih banyak perusahaan di Indonesia dan Asia Pasifik untuk membantu perjalanan transformasi digital mereka," tutupnya.



Simak Video "Redmi 10 5G Resmi Rilis di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya "
[Gambas:Video 20detik]
(asj/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT