Hemat Daya, Qualcomm Buang Backlight
- detikInet
Jakarta -
Backlight dianggap sebagai musuh sebuah perangkat mobile, pasalnya mereka terlalu banyak memakan daya baterai. Bahkan menurut Mark Gostick, CEO Liquavista, Royal Philips Electronics, backlight akan mengkonsumsi 90 persen suplai daya yang dikirimkan pada layar, sedangkan layar itu sendiri akan mengkonsumsi 30 persen atau lebih sumber daya baterai secara keseluruhan.Bayangkan berapa banyak daya yang dihemat jika peran backlight dapat digantikan oleh matahari atau benda cair yang berada dibalik layar. Rupanya Qualcomm telah mempertimbangkan hal tersebut.Qualcomm mengembangkan teknologi layar terbaru untuk perangkat bergerak yang dapat digunakan terus menerus tanpa perlu menghamburkan daya baterai. Lalu caranya? Mereka memanfaatkan cahaya matahari atau suatu cairan yang berada dibalik layar tersebut."Layar merupakan penguras daya ponsel terbesar," tambah Paul Jacobs, CEO of Qualcomm, yang memasarkan layar iMod untuk pembuat ponsel.Layar iMod sendiri merupakan sebuah cermin yang kompleks. Ponsel akan menciptakan gambar, yang kemudian dapat timbul ketika cahaya matahari atau cahaya lain mengenai layar tersebut.Dalam kondisi redup, sebuah cahaya yang terintegrasi akan membantu mempercerah tampilan layar. Tetapi tetap saja layar tersebut akan mengkonsumsi daya yang lebih rendah daripada LCD ponsel biasa. Demikian dikutip detikINET dari ZDNetAsia, Senin (12/6/2006). (oyd)
(oktoria/)