Sederet Inisiatif BAKTI Hadirkan Internet Ngebut di Daerah 3T

Sederet Inisiatif BAKTI Hadirkan Internet Ngebut di Daerah 3T

Adi Fida Rahman - detikInet
Senin, 21 Mar 2022 11:48 WIB
Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus membangun BTS USO di daerah 3T, agar masyarakat di sana dapat menikmati layanan internet seperti halnya di kota-kota besar.
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta -

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus membangun infrastruktur telekomunikasi di daerah-daerah prioritas melalui Program Merdeka Sinyal 2024. Ada empat inisiatif yang dilakukan yaitu layanan akses internet, penyediaan base transceiver station (BTS), Palapa Ring, dan satelit multifungsi.

Saat ini BAKTI telah menjangkau 15.559 titik akses internet di kawasan 3T dan perbatasan (lastmile), membangun 2.401 BTS dengan target 7.904 lokasi. Mereka merencanakan pembangunan hingga 150.000 titik akses internet dengan teknologi satelit.

Selanjutnya, Palapa Ring dan Satelit Multifungsi akan turut memberikan dampak signifikan bagi perluasan akses Internet di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).


"Dengan adanya dukungan infrastruktur tersebut, BAKTI Kominfo melalui Direktorat Layanan TI untuk Masyarakat dan Pemerintah (LTIMP) telah mengimplementasikan 44 inisiatif ekosistem digital yang mencakup empat sektor yaitu pendidikan dan literasi digital, pariwisata, UKM, serta layanan kesehatan dan pemerintahan. Hal ini menjadi tugas bagi direktorat LTIMP untuk menyelenggarakan program terkait pemanfaatan infrastruktur," jelas Anang Latif, Direktur Utama BAKTI Kominfo dalam keterangannya, Senin (21/3/2022).

Adapun program tersebut meliputi pengembangan sumber daya manusia khususnya guru di wilayah Indonesia Timur. Dalam program ini, BAKTI Kominfo bekerja sama dengan Ruangguru melalui Indonesia Teaching Fellowship (ITF) di wilayah Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat. Ruangguru telah bermitra dengan 32 pemerintah daerah (Pemda) yang memungkinkan replikasi program ITF di provinsi lain di Indonesia.

Pada sektor pariwisata dan UKM, BAKTI Kominfo telah membantu pengembangan dan pemanfaatan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di wilayah 3T untuk mendukung pariwisata online dan pengembangan ekonomi digital di desa-desa. Sampai saat ini program BAKTI Kominfo telah memberikan layanan Internet di 463 kabupaten/kota di Indonesia. Ke depan, diharapkan akan semakin banyak wilayah yang terjangkau internet sebagai upaya mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan digital di dunia.

Jaringan XL kini mencapai wilayah pelosok Pulau Sumatera setelah terpilih mengoperasikan BTS Bakti Kominfo melalui program USO.Jaringan XL kini mencapai wilayah pelosok Pulau Sumatera setelah terpilih mengoperasikan BTS Bakti Kominfo melalui program USO. Foto: XL Axiata

Berbagai program yang dilakukan BAKTI Kominfo di atas terus membuahkan hasil positif. Peran BAKTI dalam menyediakan akses Internet terutama di daerah 3T tidak hanya diapresiasi oleh masyarakat lokal dan nasional, tetapi juga diakui oleh dunia internasional.

Hal ini terlihat dari nominasi yang berhasil didapatkan oleh BAKTI Kominfo di ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2022. WSIS merupakan forum internasional yang berada di bawah naungan International Telecommunication Union (ITU). Adanya ajang ini, memberikan penghargaan bagi proyek-proyek TIK di seluruh dunia yang dinilai berdampak signifikan bagi keberhasilan perkembangan TIK yang sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals.



Simak Video "Ketua KPU-Menkominfo Bertemu, Bahas Potensi Serangan Siber Jelang Pemilu"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)