Rudal Rusia Incar Warga Ukraina Pemakai Internet Elon Musk

ADVERTISEMENT

Rudal Rusia Incar Warga Ukraina Pemakai Internet Elon Musk

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 06 Mar 2022 13:00 WIB
Roket Falcon 9 SpaceX membawa satelit internet Starlink
Foto: Space.com
Jakarta -

CEO Starlink Elon Musk memperingatkan pemerintah Ukraina dan warganya bahwa menggunakan satelit Starlink untuk tetap terhubung ke internet dapat membuat mereka menjadi target utama serangan rudal Rusia.

Setelah gagal dalam upaya awal serangan cepat, para penyerang Rusia kini beralih ke operasi militer yang lebih tahan lama, yang berarti menghancurkan infrastruktur utama Ukraina.

Berupaya menonaktifkan akses komunikasi di Ukraina, tentara Rusia menyerang menara TV Kyiv dengan rudal. Kini, jaringan internet berpotensi menjadi target serangan berikutnya.

"Peringatan penting: Starlink adalah satu-satunya sistem komunikasi non-Rusia yang masih berfungsi di beberapa bagian Ukraina, jadi kemungkinan besar menjadi sasaran. Harap gunakan dengan hati-hati," cuit Elon Musk lewat akun Twitternya.

Beberapa hari setelah invasi, Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov, menggunakan Twitter untuk meminta bantuan Elon Musk mengaktifkan internet satelit Starlink di negara itu. Musk langsung meresponsnya. Namun kemudian, akses internet ini diketahui pihak Rusia dan bisa membahayakan.

Ketika ditanya bagaimana warga Ukraina dapat tetap menggunakan internet dengan hati-hati, Musk meminta agar hanya menyalakan Starlink ketika diperlukan.

"Letakkan antena sejauh mungkin dari pandangan orang-orang. Tempatkan kamuflase cahaya di atas antena untuk menghindari deteksi visual," tambahnya seperti dikutip dari Tech Crunch.

Pengguna juga dapat mengkamuflase antena dengan menyemprotkan warna yang tidak mencolok, namun pastikan cat penyemprot tidak mengandung partikel logam.

Fedorov mengatakan tentara Rusia menggunakan pemindai panas untuk menargetkan infrastruktur penting Ukraina, dan dia meminta saran dari Musk. Pendiri SpaceX itu menyarankan pengguna Stralink dapat menggabungkan piringan dengan panel surya dan paket baterai untuk membuat panas yang dihasilkan kurang terlihat oleh pemindai.

Di sisi lain, konflik Rusia-Ukraina mengilhami Starlink mengupdate perangkatnya dengan inovasi baru berdasarkan kebutuhan ini. Musk mengatakan timnya sedang mengerjakan update software agar Starlink dapat dinyalakan dari pemantik rokok mobil, selain itu piringan roaming seluler dijanjikan segera tersedia.

Simak Video 'Detik-detik Militer Ukraina Tembak Jatuh Helikopter Tempur Rusia':

[Gambas:Video 20detik]



(rns/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT