Punya 15 Komisaris, Nggak Kegemukan Indosat Ooredoo Hutchison?

Punya 15 Komisaris, Nggak Kegemukan Indosat Ooredoo Hutchison?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 05 Jan 2022 12:43 WIB
Indosat Ooredoo Hutchison
Punya 15 Komisaris, Nggak 'Kegemukan' Indosat Ooredoo Hutchison? (Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto)
Jakarta -

Dibandingkan operator seluler lainnya, Indosat Ooredoo Hutchison punya 15 Komisaris. Apa alasan Indosat Ooredoo Hutchison dengan 15 komisaris tersebut?

Sebagai gambaran, Telkom punya sembilan dewan komisaris, di mana Bambang Brodjonegoro sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen. Sementara itu, XL Axiata punya delapan komisaris dan Smartfren memiliki lima komisaris.

Terkait hal tersebut, Director and Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Irsyad Sharoni, punya alasannya tersendiri.

"Tantangan bahwa merger ini perlu banyak harus diselaraskan, sinergikan, dan lain sebagainya. Kami justru melihat keberadaan 15 komisaris ini justru lebih banyak membawa manfaat," ujar Irsyad.

Irsyad melanjutkan dengan beragam profil dengan latar belakang di jajaran Dewan Komisaris Indosat Ooredoo Hutchison, akan memberikan kemudahan dalam mencari solusinya.

"Karena memang profil atau insight yang mereka bawa itu justru beragam, dan banyak sekali orang hebat di jajaran komisaris kita saat ini yang memberikan masukan kepada manajemen, sehingga lebih mudah atau lebih cepat memberikan solusi ke depannya," tuturnya.

Berkaca dari sebelumnya, Irsyad mengatakan pada saat Indosat Ooredoo belum merger itu punya 10 komisaris di dalamnya.

"Dari pengalaman kami sendiri dengan sebelumnya yang punya 10 komisaris itu tidak ada kesulitan menjalankannya," pungkasnya.

Indosat Ooredoo Hutchison merupakan operator seluler hasil merger antara Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia (Tri). Butuh waktu setahun, sejak Desember 2020 hingga 'kawin' pada September 2021 dengan mahar USD 6 miliar.

Berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa pada 28 Desember diumumkan 15 jajaran Dewan Komisaris Indosat Ooredoo Hutchison. Halim Alamsyah sebagai Komisaris Utama. Sebelumnya, Halim adalah Staf Ahli Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Pemegang saham Ooredoo diwakilkan Aziz Ahmad M. Aluthman Fakhroo dan pemegang saham CK Hutchison diwakilkan Canning Fok Kin Ning.

Adapula nama eks Menkominfo Rudiantara yang ditunjuk Komisaris Independen. Ini kali kedua Rudiantara menjabat sebagai komisaris Indosat Ooredoo.

CEO Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia, yaitu Ahmad Al Neama dan Cliff Woo Chiu Man menempati Komisaris bersamaan dipilihnya Patrick Walujo, pemilik Northstar yang merupakan investor Gojek.

Berikut Susunan Dewan Komisaris Indosat Ooredoo Hutchison:

Komisaris Utama : Halim Alamsyah
Deputi Komisaris Utama : Canning Fok Kin Ning
Deputi Komisaris Utama : Aziz Ahmad M Aluthman Fakhroo
Komisaris Independen : Hernando
Komisaris Independen : Wijayanto Samirin
Komisaris Independen : Elisa Lumbantoruan
Komisaris Independen : Syed Maqbul Quader
Komisaris Independen : Rudiantara
Komisaris : Frank John Sixt
Komisaris : Cliff Woo Chiu Man
Komisaris : Patrick Walujo
Komisaris : Nigel Thomas Byrne
Komisaris : Rene Heinz Werner
Komisaris : Ahmad Abdulaziz A A Al Neama
Komisaris : Meirijal Nur



Simak Video "Tok! Kominfo Setujui Merger Indosat dan Tri Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)